Selasa, 11 Rabiul Awwal 1442 H | 27 Oktober 2020

Info

A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Foto dok Herumaindikali.

PEKANBARU - Bukan hanya melakukan patroli, Jajaran Polres Kuansing juga langsung melakukan tindakan tegas bagi usaha Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih nekad beroperasi di wilayah itu. 

Seperti pada Rabu (09/9) jajaran Polres Kuansing melaksanakan penertiban PETI di beberapa lokasi. Seperti di Desa Gunung Kesiangan dan Banjar Lopak Kecamatan Benai. Di dua desa itu petugas memusnahkan 25 rakit dengan cara dirusak dan dibakar sehingga tidak dapat dipergunakan kembali.

"Pelakunya kabur saat petugas mendekat ke lokasi," terang Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, Kamis (10/9).

Selain dua desa itu, Polsek Singingi Hilir juga melaksanakan penertiban PETI di Pulau Desa Koto Baru.  Di situ satu unit rakit dimusnahkan dengan cara di bakar dan dirusak agar tidak dioperasikan kembali. Sementara para pekerja kabur saat petugas hendak meringkus mereka.

"Alhamdulillah, pada beberapa wilayah rawan PETI yang didatangi para Kapolsek dan anggotanya, semuanya nihil aktifitas PETI, seperti pada aliran Sungai Batang Kuantan Desa Pebaun Kecamatan Kuantan Mudik, aliran Sungai Batang Kuantan Desa Pelukahan Kecamatan Kuantan Hilir, aliran Sungai Singingi mulai dari Sungai Lembu Jernih sampai Sungai Singingi Kecamatan Singingi, aliran Sungai Kuantan Kecamatan Pangean serta aliran Sungai Jake Kecamatan Logas Tanah Darat serta aliran sungai Kuantan Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti," bebernya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya, terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar sadar hukum bahwa aktifitas PETI yang dilakukannya tersebut merupakan tindak pidana. Bahkan juga ada hukuman yang akan dikenakan bila mengoperasikan PETI itu. Sebab, aktivitas itu dapat merusak lingkungan dan membahayakan jiwa pekerja itu sendiri dan orang lain.

"Para pekerja PETI yang masih nekat beroperasi semestinya dapat mengambil pelajaran yang sangat berharga atas kejadian meninggalnya 6 pekerja Peti di Desa Serosa Kecamatan Hulu Kuantan, ini peringatan dari Yang Maha Kuasa bagi yang lain agar jangan merusak lingkungan dengan melakukan aktivitas PETI," tandasnya. (MCR/ASN) 

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:24:04 WIB

Lagi Bekerja di PETI, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir

Senin, 28 September 2020 | 12:01:33 WIB

RSUD Teluk Kuantan Masih Rawat 5 Pasien Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:11:57 WIB

Seorang Warga di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:20:31 WIB

Satu Keluarga di Kuansing  Positif Covid-19 

Jumat, 03 Juli 2020 | 19:35:00 WIB

Hasil Rapid Test Sekdakab Kuansing Nonreaktif

Jumat, 03 Juli 2020 | 18:41:38 WIB

Pemprov Fasilitasi IKKS Terkait Konflik Siberakun

Rabu, 24 Juni 2020 | 15:55:49 WIB