Kamis, 6 Rabiul Awwal 1442 H | 22 Oktober 2020

Info

PEKANBARU --- Pemprov Riau mengklaim mereka sangat hati-hati dalam melakukan realisasi anggaran Covid-19. Hal inilah yang dianggap menjadi penyebab mengapa realisasi dana Covid-19 itu masih sedikit.

Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Provinsi Riau Indra mengakui bahwa sejak awal, sikap kehati-hatian dalam realisasi anggaran corona sudah diingatkan oleh Gubernur Riau Syamsuar.

"Kami hanya tidak ingin hal ini menjadi masalah di kemudian hari, akibat ketidakhati-hatian, " ungkapnya, Jumat (11/09/2020).

Dia meminta kepada semua pihak untuk bisa memaklumi kondisi ini. Beberapa tahapan sebelum anggaran itu dikucurkan, pihaknya harus melakukan konsultasi dengan pihak terkait.

Dirincikan, realisasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Riau sudah mencapai 49,03?ri total anggaran yang sudah disiapkan yakni Rp 477 miliar. Anggaran untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp477 miliar ini didapatkan dari penggeseran anggaran dari APBD Riau 2020.

"Anggaran untuk penanganan Covid-19 tersebut di bagi menjadi tiga pos. Yakni untuk penanganan kesehatan, kemudian untuk pemulihan ekonomi dan terakhir dialokasikan untuk jaring pengaman sosial," kata Indra. (MCR/fdl)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

56 Qari dan Qariah Riau Jalani TC MTQ Nasional

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:14:03 WIB

Diterima Gubri, Apkasindo Bantu 50 Ribu Lembar Masker

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:34:21 WIB

Pemprov Riau Kembali Terima 100 Ribu Masker dari PT RAPP

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:43:00 WIB