Rabu, 30 Zulqaidah 1443 H | 29 Juni 2022

PEKANBARU --- Pemprov Riau mengklaim mereka sangat hati-hati dalam melakukan realisasi anggaran Covid-19. Hal inilah yang dianggap menjadi penyebab mengapa realisasi dana Covid-19 itu masih sedikit.

Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Provinsi Riau Indra mengakui bahwa sejak awal, sikap kehati-hatian dalam realisasi anggaran corona sudah diingatkan oleh Gubernur Riau Syamsuar.

"Kami hanya tidak ingin hal ini menjadi masalah di kemudian hari, akibat ketidakhati-hatian, " ungkapnya, Jumat (11/09/2020).

Dia meminta kepada semua pihak untuk bisa memaklumi kondisi ini. Beberapa tahapan sebelum anggaran itu dikucurkan, pihaknya harus melakukan konsultasi dengan pihak terkait.

Dirincikan, realisasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Riau sudah mencapai 49,03?ri total anggaran yang sudah disiapkan yakni Rp 477 miliar. Anggaran untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp477 miliar ini didapatkan dari penggeseran anggaran dari APBD Riau 2020.

"Anggaran untuk penanganan Covid-19 tersebut di bagi menjadi tiga pos. Yakni untuk penanganan kesehatan, kemudian untuk pemulihan ekonomi dan terakhir dialokasikan untuk jaring pengaman sosial," kata Indra. (MCR/fdl)

Info Lainnya

Gubernur Corner (5 Maret 2022)

Gubernur Corner (5 Februari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Harga CPO Ambyar, Ini Penyebabnya

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:20:52 WIB