Rabu, 5 Rabiul Awwal 1442 H | 21 Oktober 2020

Info

PEKANBARU--Ucapan belasungkawa turut disampaikan Ustadz Abdul Somad (UAS), atas meninggalnya dokter Oki Alfin, karena Covid-19, Sabtu (12/9/2020) kemarin.

''Kami turut berbelang sungkawa atas meninggalnya dokter Oki Alfin, karena Covid-19,'' kata UAS, dalam keterangannya.

Dengan kepergian dokter Oki Alfin ini, UAS menyebutkan, ada lima poin pelajaran yang bisa diambil atas kabar duka ini.

Pertama kata UAS, kematian dokter Oki menyadarkan kita bahwa usia bukan kekuasaan kita.

Dalam kasus Covid-19 ini, dokter paling mengerti kesehatan. Dia lebih dulu pergi dari kita.

''Kafa bilmauti waidzahn, wakafa bil yaqini ghinan, waka bil ibadati syughlan; cukuplah kematian menjadi nasehat, cukuplah keyakinan menjadi kekayaan, dan cukuplah ibadah menjadi kesibukan,'' kata UAS mengutip dari (HR. al_baihaqi, Syu’batul Iman : 7/353).

Poin kedua, bagi keluarga dan sahabat yang ditinggalkan, sambung UAS, bahwa kita sayang sama beliau, tapi Allah lebih sayang dengan dia. 

''Maka, mari kita katakan innalillahi wainnailaihi rojiun,'' kata UAS.

Dia menjelaskan, bagi kita yang masih hidup. ''Allah sayang juga sama kita, tapi bekal kita belum cukup''. ''Pak dokter dosanya belum banyak, amalnya yang banyak''. 

Selama mengabdi, jelas UAS, berapa banyak yang beliau tolong, Allah yang rohman, yang rohim yang gofur.

''Allah sayang dengan dokter, karena lebih dulu pergi, beliau tamu yang dihormati,'' sebut UAS.

''Sesuai janji Allah, Beliau gugur sahit. Karena meninggal bertugas menangani wabah, ditengah-tengah masyarakat,'' tambah UAS.

UAS mengartikan, bahwa mati Sahit itu disaksikan malaikat. Dimana, mati sahit artinya dia tidak merasakan sakratul maut, dia tidak merasakan sakit mati.

''Dia itu dokter Oki, langsung masuk surga,'' sebut UAS.

Poin ke empat, kasus ini menjadi pelajaran bagi kita yang ditinggalkan. Dimana, covid-19 ini dapat menyerang siapa saja.

''Kasus dokter Oki ini bantahan bagi mereka yang mengira covid-19 konspirasi,'' ungkap UAS.

Poin terakhir, yang ke lima ''Beramallah sebanyak-banyaknya, InsyaAllah kita bertemu dengan Rasulullah di surga''.

''Dengan amal ibadah yang cukup, maka kita akan bertemu dengan Rasulullah,'' tutup UAS.MCR/HB

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

56 Qari dan Qariah Riau Jalani TC MTQ Nasional

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:14:03 WIB

Diterima Gubri, Apkasindo Bantu 50 Ribu Lembar Masker

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:34:21 WIB

Pemprov Riau Kembali Terima 100 Ribu Masker dari PT RAPP

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:43:00 WIB

Perwako OTG Sudah Diteken Wali Kota Pekanbaru

Ahad, 18 Oktober 2020 | 14:42:18 WIB