Senin, 12 Jumadil Akhir 1442 H | 25 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait keikutsertaan dalam Gerakan Wakaf Indonesia di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (14/9/2020).

MoU tersebut langsung ditandatangani oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang disaksikan secara virtual oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI Fachrul Razi, Ketua BWI Mohammad Nuh serta seluruh Gubernur se-Indonesia.

Selain Pemprov Riau, beberapa Pemerintah Provinsi lainnya juga ikut terlibat dalam MoU Keikutsertaan dalam Gerakan Wakaf Indonesia, diantaranya Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemprov Jawa Barat, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Yayasan Pondok Pesantren Al Kamal dan Universitas Islam Sultan Agung.

Ketua BWI Mohammad Nuh mengatakan, keikutsertaan Pemprov DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, dan Riau dalam Gerakan Wakaf Indonesia diharapkan menjadi pelopor gerakan wakaf Indonesia di era menuju Indonesia emas pada tahun 2045.

"Sementara itu keikutsertaan Universitas Islam Sultan Agung dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dalam gerakan wakaf Indonesia segera meluncurkan program penghimpunan wakaf uang untuk membiayai program 1.000 dokter spesialis kandungan perempuan," ujarnya.

Kemudian keikutsertaan Yayasan Pondok Pesantren Al Kamal dalam Gerakan Rakyat Indonesia, sebut Mohammad Nuh, adalah optimalisasi aset wakaf yang dimiliki oleh Yayasan akan dibangun lembaga pendidikan sains dan pengembangan Rumah Sakit Cendana di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin berharap agar Badan Wakaf Indonesia terus melakukan inovasi baik dari sisi pengumpulan maupun pemanfaatan wakaf. Agar nantinya mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan produktivitas, hingga akhirnya dapat memberikan kontribusi bagi pengurangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kerjasama dengan dunia usaha, dan pengembangan UMKM.

"Selain itu saya juga ingin mendorong agar pengelolaan wakaf dilakukan secara lebih profesional dan kreatif dengan visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan skala ekonomi umat," tuturnya. (MCR/NV)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

BUMD Jabar Ikut Kelola Blok Rokan

Senin, 25 Januari 2021 | 14:38:50 WIB

JMSI Riau Diharapkan Beritakan Sehat Berwawasan

Senin, 25 Januari 2021 | 13:59:11 WIB

Peningkatan Kualitas SDM Harus Diberi Prioritas Tinggi 

Ahad, 24 Januari 2021 | 17:40:21 WIB

Pemprov Riau Tetap Komit Tingkatkan Derajat Pendidikan 

Ahad, 24 Januari 2021 | 17:36:06 WIB

Kadiskominfotik Riau Buka Musda ke-VIII Orari Riau

Ahad, 24 Januari 2021 | 12:52:40 WIB

64.500 Suspek di Riau Telah Selesai Isolasi

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:48:54 WIB

WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:47:43 WIB

597 Sampel Swab Telah Diperiksa, Total 212.353 Spesimen

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:17:47 WIB