Sabtu, 2 Safar 1442 H | 19 September 2020

Info

PEKANBARU- Pasca ditemukan dokter yang dinyatakan positif Covid-19, pihak RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau memperketat seluruh pegawainya. Diantaranya adalah dengan melakukan pengawasan secara ketat terhadap pegawai dan tenaga kesehatan yang akan melakukan perjalanan keluar kota.  

"Kita sekarang memperketat petugas kita, jadi siapa pun yang mau keluar kota itu harus melapor. Kemudian sebelum masuk kerja juga harus swab dulu, ini semua kita lakukan demi keamanan di rumah sakit," kata Dirut RSUD Arifin Achmad Riau, dr Nuzelly Husnedi, MARS, Selasa (15/9/2020). 

Pihaknya memastikan kondisi petugas kesehatan aman sehingga pasien tidak perlu khawatir akan tertular virus dari petugas kesehatan. Sebab pihak rumah sakit sudah memiliki standar operasional prosedur yang harus dipatuhi dan dijalankan oleh seluruh pegawainya.

"Sesuai prinsip layanan di RSUD Arifin Achmad dimasa Pendemi ini yaitu, safety for workers, healthy for patiens. Jadi kami menjaga betul, bagaimana caranya agar petugas kita tidak tertular Covid-19, supaya kita bisa meyakinkan masyarakat bahwa petugas kita aman untuk memeriksa pasienya," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, salah seorang dokter anak yang bertugas di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru di kabarkan terpapar Covid-19. Dengan adanya temuan tersebut, pihak manajemen rumah sakit langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan swab kepada seluruh dokter dan perawat yang bertugas di RSUD Arifin Ahmad. 

"Iya benar ada dokter kita yang positif Covid-19. Setelah kita telusuri memang yang bersangkutan ini baru pulang dari luar kota," kata Nuzelly. 

Pihaknya memastikan dokter yang positif Covid-19 tidak tertular dari pasien dari lingkungan rumah sakit. Sebab dokter yang ketahuan positif ini sehari-hari tidak bertugas melayani pasien Covid-19. Selai itu, dokter ini juga baru kembali luar kota.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Riau, tercatat ada 199 tenaga kesehatan di Provinsi Riau yang terpapar Covid-19. Tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah terpapar ada di sepuluh kabupaten/kota di 46 sarana pelayanan kesehatan.

Dari total 199 kasus Nakes yang positif Covid-19 tersebut 143 diantaranya sudah sembuh dan 55 orang Nakes lagi yang masih dirawat. (MCR/SA)

Video

Gubernur Riau Hadiri Panen Perdana Kebun Jagung Kelompok Tani Goro SAE Riau

Gubernur Corner (12 September 2020)

Gubernur Riau Meninjau Penempatan Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Di Rumah Sehat Rusunawa Rejosari

Berita Terkait