Sabtu, 2 Safar 1442 H | 19 September 2020

Info

PEKANBARU - Sebanyak 1.383 pasien positif Covid-19 di Riau menjalani isolasi mandiri. Mereka adalah pasien yang bergejala ringan dan tidak bergejala. Pada umumnya pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Hanya sebagian kecil saja yang diisolasi di tempat khusus yang disiapkan oleh pemerintah daerah. 

Kondisi ini menjadi perhatian serius Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, sebab mereka tidak bisa diawasi 24 jam oleh petugas. Jika tidak disiplin, bisa saja pasien ini menukarkan ke anggota keluarganya yang lain. Sehingga muncul lah kluster keluarga seperti yang dikhawatirkan oleh banyak kalangan.

"Ini menjadi persoalan memang, oleh karena itu kita harus menyelesaikan persoalan isolasi mandiri bagi pasien positif covid 19 gejala ringan secepatnya, kalau terpencar tidak akan selesai kasus ini," katanya, Selasa (15/9/2020). 

Menurutnya, pengawasan serta pengawalan akan sulit jika pasien positif covid-19 melakukan isolasi mandiri dirumah, tim medis pun akan kewalahan jika harus mengunjungi rumahw pasien satu persatu.

"Dinas kesehatan harus segera menetapkan lokasi yang layak untuk pasien isolasi mandiri ini, agar bisa pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk dijemput lalu dirawat di isolasi mandiri yang telah disediakan pemerintah," ujarnya. (MCR/SA)

Video

Gubernur Riau Hadiri Panen Perdana Kebun Jagung Kelompok Tani Goro SAE Riau

Gubernur Corner (12 September 2020)

Gubernur Riau Meninjau Penempatan Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Di Rumah Sehat Rusunawa Rejosari

Berita Terkait