Sabtu, 2 Safar 1442 H | 19 September 2020

Info

Kawasan Bukit Suligi 812 mdpl di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. (Sumber Foto: Heru Maindikali)

PEKANBARU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau, saat ini tengah menyiapkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) yang dijadikan sebagai pondasi Riau Hijau. Dimana Riau Hijau adalah program kerja dari Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar - Edy Natar Nasution.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau, Mamun Murod mengatakan, dalam penyusunan RPPLH tersebut. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

"Didalam RPPLH tersebut, kami masukkan isu-isu strategis yang dihadapi oleh Pemerintah provinsi Riau selama 20 tahun kedepan. Dimana ada lima isu pokok yang dimuat," kata Murod, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, isu pertama yakni terkait ketahanan pangan, kedua yakni ketahanan air. Karena khusus untuk ketahanan air ini, saat ini sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat yang tinggal didaerah pesisir. Untuk yang ketiga yakni tentang biodiversitas atau keanekaragaman organisasi.

"Sedangkan yang keempat yakni terkait ketahanan energi, karena saat ini cadangan energi fosil di Riau terus menurun, sehingga diperlukan adanya energi baru terbarukan. Untuk yang kelima yakni terkait perubahan iklim, seperti dalam hal penangangan kebakaran hutan dan lahan," paparnya. (MCR/MS) 

Video

Gubernur Riau Hadiri Panen Perdana Kebun Jagung Kelompok Tani Goro SAE Riau

Gubernur Corner (12 September 2020)

Gubernur Riau Meninjau Penempatan Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Di Rumah Sehat Rusunawa Rejosari

Berita Terkait