Ahad, 4 Jumadil Akhir 1442 H | 17 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Asisten I Setda Riau, Jenri Salmon Ginting mengatakan bahwa para perempuan di Provinsi Riau hendaknya memperkuat jati diri dan meningkatkan peran utama terhadap anak-anak dan keluarga untuk mencegah radikalisme dan terorisme.

Ia menerangkan, banyak fakta yang membuktikan bahwa radikalisme tidak lagi dilakukan oleh laki-laki, namun juga perempuan bahkan melibatkan anak-anak.

Untuk itu terangnya, sudah saatnya perempuan memulai gerakan mencegah ancaman radikalisme dan terorisme karena perempuan mempunyai insting keibuan secara alami yang dapat mendamaikan dengan cinta, kepedulian serta harmoni.

"Karena gerakan perempuan sejatinya memiliki potensi besar untuk mencegah radikalisme dan terorisme," ungkapnya, saat membuka acara Pelibatan Perempuan Sebagai Agen Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme, di Grand Zuri Pekanbaru, Rabu (16/9/2020).

Jenri menambahkan, saat ini terorisme dan radikalisme menjadi musuh besar bangsa Indonesia karena telah merusak kesatuan dan persatuan bangsa dan membuat rasa saling curiga dan saling memusuhi antar sesama.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kalangan baik laki-laki maupun perempuan di Provinsi Riau untuk bersama mencegah munculnya radikalisme dan terorisme.

Asisten I Setda Riau ini berharap, jika tindakan mencegah radikalisme dan terorisme dilakukan secara bersama maka akan mampu menangkal masuknya paham radikalisme di Riau terutama di kalangan perempuan Riau.

"Terorisme menjadi musuh besar, mari cegah radikalisme dan terorisme secara bersama di seluruh kalangan," ungkapnya.

Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Andi Intang Dulung menambahkan, peran ibu sangat penting dalam keluarga dan sangat dekat dengan anggota keluarga.

Maka dari itu, ibu harus menjadi tumpuan utama dalam mencegah terorisme dan radikalisme dalam keluarga, jangan sampai ada anggota keluarga yang terpapar paham-paham tersebut.

"Jangan sampai kita terjerumus dalam hal seperti ini," jelasnya. (MCR/IP)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Turun

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:48:59 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 166, Kasus Baru 96 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:22:33 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 186 Jadi 24.849 Orang

Jumat, 15 Januari 2021 | 19:19:05 WIB

Dinsos Riau Siap Fasilitasi Bantuan dari Pemerintah Pusat

Jumat, 15 Januari 2021 | 16:04:23 WIB

Lifting Migas Riau Tahun 2020 Lampaui Target

Jumat, 15 Januari 2021 | 13:51:05 WIB

Lab RSUD Arifin Achmad Periksa 631 Sampel Swab

Kamis, 14 Januari 2021 | 22:30:47 WIB

Wagubri: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Divaksin

Kamis, 14 Januari 2021 | 19:24:09 WIB