Jumat, 17 Safar 1443 H | 24 September 2021
Peresmian Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Masih Ditunda
Jalan tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru - Dumai (sumber foto: Diskominfotik Riau)


PEKANBARU - Peresmian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Dumai (Permai) masih ditunda Presiden Joko Widodo sampai waktu yang belum ditentukan. 

Namun, kabar yang beredar peresmian jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilometer itu direncanakan pada 17 September 2020 sudah beredar ditengah-tengah masyarakat Riau. 

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat dikonfirmasi kepastian peresmian jalan tol Permai oleh Presiden, mengatakan jadwal peresmian jalan tol tersebut. 

"Peresmian jalan tol Permai masih ditunda pak Presiden. Malam tadi kami sudah dapat beritanya, dan kita belum tahu sampai kapan ditundanya," katanya. Rabu (16/9/2020) di Pekanbaru. 

Sementara itu, pihak PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengembang dan pengelola JTTS ruas Permai memastikan bahwa jalan tol tersebut belum dibuka baik secara fungsional maupun oeprasional.

Hal ini menindaklanjuti maraknya kabar yang beredar khususnya di jejaring sosial, bahwa jalan tol ini telah dibuka fungsional dan dapat dilalui oleh pengguna jalan. 

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengatakan, bahwa informasi yang beredar mengenai telah difungsionalkan atau dioperasionalkannya jalan tol Permai adalah tidak benar.

"Saat ini sedang banyak informasi yang beredar bahwa jalan tol Pekanbaru-Dumai telah dibuka, namun kami selaku pengelola ruas tol ini menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar," kata Fauzan, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut Fauzan mengatakan, bahwa saat ini seluruh proses konstruksi dan pembangunan jalan bebas hambatan pertama dan terpanjang di bagian tengah pantai timur Pulau Sumatra ini
telah selesai. 

"Kami telah melakukan berbagai persiapan agar pengoperasian tol dapat segera dilaksanakan. Saat ini kami sedang menunggu arahan dari regulator dalam hal ini Kementerian PUPR terkait jadwal peresmian dan pengoperasian jalan tol," terangnya. 

Hingga hari ini, Hutama Karya telah melakukan bebagai persiapan untuk pengoperasian ruas tol Pekanbaru-Dumai, salah satunya dengan melakukan Uji Laik Fungsi (ULF) sebagai penentu layak atau tidaknya sebuah jalan tol untuk dioperasikan. 

Sebelumnya, Ruas Tol Permai seksi 1 telah melewati masa ULF dan telah dibuka secara fungsional pada periode Lebaran 2020 lalu. Menyusul seksi 1, seksi tol lainnya yakni dari seksi 2 (Minas-Kandis Selatan) hingga seksi 6 (Duri Utara-Dumai) kembali dilakukan serangkaian ULF pada bulan Juli.

 "Alhamdulillah, saat ini kami juga telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang terbit pada 9 September 2020 sehingga dapat dikatakan jalan tol Pekanbaru-Dumai ini layak untuk segera dioperasikan. Kami berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah dan masyarakat khususnya di Provinsi Riau sehingga pembangunan jalan tol ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti," tutupnya. (MCR/amn). 

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Mohon Maaf, Program Gerakan Satu Juta Vaksin GAPKI Diundur

Jumat, 24 September 2021 | 09:44:43 WIB

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia di Riau Gelar Vaksinasi

Kamis, 23 September 2021 | 20:01:05 WIB

Pekanbaru Targetkan PPKM Level 1

Kamis, 23 September 2021 | 13:49:48 WIB

Stok Vaksin Pekanbaru Tersedia 15.511 Vial

Rabu, 22 September 2021 | 21:16:04 WIB