Sabtu, 23 Rajab 1442 H | 06 Maret 2021

PEKANBARU

Pemerintah Provinsi Riau akan terus berupaya meningkatkan dan membenahi pembangunan yang ada di Bumi Melayu Riau. Untuk itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan akan mengusulkan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah perbatasan negara dan pulau terluar yang ada di Provinsi Riau ke Pemerintah Pusat.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Webinar Nasional dalam rangka Pelaksanaan Forum Tematik Badan Koordinasi Kehumasan bersama Menteri Polhukam Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Kominfo Johny G Plate di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (17/9/20).

Kegiatan yang bertemakan "Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju" juga diikuti secara virtual oleh 15 Gubernur daerah wilayah perbatasan negara dan juga Bupati/Wali Kota daerah perbatasan negara.

Gubri menyebutkan, pihaknya sudah mempersiapkan usulan-usulan agar daerah perbatasan dan pulau terluar di Riau juga mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan, dermaga dan jaringan internet.

Ia mencontohkan salah satu keadaan pulau terluar di Riau yakni Pulau Rupat. Sebagai kawasan strategis dalam pariwisata nasional yang mana perencanaan pembangunan pariwisata ini sudah terintegrasi dengan pembangunan pariwisata nasional. 

"Kami berharap agar pemerintah pusat bisa membantu infrastruktur yang belum selesai saat ini di Provinsi Riau," ujarnya.

Selain akan mengusulkan pembanguan infrastruktur di daerah kawasan perbatasan, orang nomor satu di Riau itu juga akan mengajukan pembangunan sentra perikanan.

"Kami juga mengusulkan adanya pembangunan sentra perikanan di daerah Riau," katanya.

Dengan pengusulkan sentra perikanan, ia berharap agar hasil perikanan di Riau bisa dipantau langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Kemeterian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

"Saat ini sektor perikanan di Riau juga banyak dimanfaatkan oleh nelayan-nelayan dan pengusaha dari negara tetangga yakni Malaysia," tuturnya. 

Terkait hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi di daerah perbatasan, pulau-pulau terluar dan pulau terpencil di Indonesia merupakan salah satu hajat besar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

"Diawal masa jabatan Presiden Jokowi, beliau telah membuat konsep untuk melakukan pemerataan pembanguan, bahkan lebih spesifik lagi beliau mengatakan akan membangun dari daerah pinggiran," ujar Tito.

Namun, keinginnya harus terhenti diakibatkan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia.

Masih kata Mendagri, ingin membangun mulai dari daerah pinggiran, daerah perbatasan daerah tepencil bahkan hingga ke desa, lanjut Tito adalah bertujuan agar seluruh rakyat Indonesia merasakan hidup dinegeri sendiri, diperhatikan dan sejahtera.

Bahkan ia menyampaikan, Presiden juga menginginkan untuk mengembangkan daerah-daerah perbatasan menjadi kawasan ekonomi.

"Jadi kawasan ekonomi tidak hanya tersentral pada daerah perkotaan saja. Tapi, juga mengembangangkannya di daerah perbatasan hingga ke desa yang mana itu bermanfaat bagi mereka," terangnya.

Diakhir penyampaiannya, Tito menegaskan sebagai bangsa besar, yang termasuk salah satu negara terpanjang dan luas di dunia, ia menyebutkan tidak boleh satu jengkal pun tanah dan hak milik Indonesia diambil oleh negara lain.(MCR/NV)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

229.987 Spesimen Swab Telah Diperiksa Selama Pandemi

Jumat, 05 Maret 2021 | 20:21:32 WIB

Kelompok Tani Peduli Api Bantu Pencegahan Karhutla

Jumat, 05 Maret 2021 | 15:29:14 WIB

Pemerintah Berencana Kembali Rekrut ASN Tahun Ini

Jumat, 05 Maret 2021 | 13:31:44 WIB

Tindaklanjuti "Food Estate" Kementan Segera ke Riau

Kamis, 04 Maret 2021 | 17:25:29 WIB

Gubri Telah Usulkan Food Estate Kementan RI

Kamis, 04 Maret 2021 | 17:22:45 WIB