Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PELALAWAN - Sempat di heboh keberadaan Pesut di Desa sungai segati, aliran sungai kampar di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan sudah sepekan ini menjadi tontonan warga sekitar. Hal ini terbukti banyak masyarakat mengabadikan lewat video ponsel dan mengambil foto hewan mamalia tersebut.

"Sudah dua hari nengok pesut di sungai segati, info berawal dari nelayan sekitar ada pesut disungai. Dari situ warga ramai melihat, pesutnya agak liar karena banyak orang lihat ," kata Sudirman, jumat kemarin.

Sudirman memperkirakan, pesut itu berasal dari  kuala kampar 

"Pesut terdampar dari kuala kampar masuk ke hulu, dan masuk ke sungai segati , pihak BKSDA Provinsi Riau sudah beberapa kali tinjau tempat ini,"  jelasnya

Sementara, menurut BKSDA Provinsi Riau melalui Kabid KSDA wilayah I Riau Andre Hansen Siregar, membenarkan sudah tiga hari berada di segati untuk evakuasi pesut.

"Sudah kita evekuasi ke Sungai kampar, tepatnya di lokasi Istana Sayap kecamatan Pelalawan, kabupaten Pelalawan menggunakan jalur darat menggunakan mobil pikap , Andre Hansen Siregar, melalui telepon seluler, Sabtu(19/9/2020) malam.

Menurut  Kabid KSDA wilayah 1 Riau ketarangan nelayan ,dan masyarakat Kecamatan Pelalawan sering melihat grombalan pesut disekitar 7 ekor.

"Kami dari BKSDA provinsi Riau, alasan ini dibarengi dengan bukti bahwasnya sangat tepat dilepaskan daerah Kecamatan Pelalawan, misalkan nanti di lepas sangat jauh tingkat stres pesut tinggi mengakibatkan Pesutnya mati ,bila nanti dilepas sangat jauh," terangnya 

Lebih lanjut ia katakan, pesut di tangkap menggunakan jaring, dimasukan dalam wadah berisikan air, dialasi dengan terpal serta dimasukan ,lalu evakuasi melalui jalur darat memakai mobil pikap di bawa ke Pelalawan

"pesut berumur 30 tahun, dengan jenis kelamin jantan, panjang 2,20 centi meter,  dalam keadaan normal atau pisik sehat . Untuk habitat pesut sebenarnya diperalihan air tawar dengan air asin , pesut sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar yang berstatus terancam. 

"Sebenarnya pesut dapat bertahan lama di air tawar . Hal ini membuktikan ekosistem sungai kita masih terjaga sehingga di datangi pesut mencari ikan  untuk dia makan," tandasnya. (MCR/ASN) 

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

Status Pelalawan Sudah Tidak Zona Merah

Sabtu, 14 November 2020 | 12:58:05 WIB

Razia Masker Kembali Digencarkan di Pelalawan

Senin, 19 Oktober 2020 | 08:51:05 WIB

Pelalawan Segera Siapkan Ruang Isolasi Khusus OTG

Rabu, 30 September 2020 | 22:13:06 WIB

Gegara Covid-19, PN Pelalawan Hentikan Palayanan

Sabtu, 26 September 2020 | 20:28:13 WIB

Dinas PUPR Riau Perbaiki Jembatan Amblas di Pelalawan

Kamis, 24 September 2020 | 09:33:11 WIB

Tim Baznas Bantu Ratusan Korban Banjir di Pelalawan

Ahad, 20 September 2020 | 23:06:50 WIB

BBKSDA Riau Evakuasi Pesut di Pelalawan

Ahad, 20 September 2020 | 12:23:20 WIB

Jembatan Amblas di Pelalawan, Truk Muatan Kerikil Terperosok

Sabtu, 19 September 2020 | 19:15:44 WIB

Kabar baik Hari ini Ada 10 Pasien Covid-19 Sembuh

Sabtu, 25 Juli 2020 | 17:02:58 WIB