Jumat, 14 Rabiul Awwal 1442 H | 30 Oktober 2020

Info

PEKANBARU --- Gubernur Riau Syamsuar mengatakan langkah hukum akan diberlakukan terhadap setiap pasangan calon atau Paslon Pilkada Riau 2020 yang melanggar protokol kesehatan.

“Langkahnya tidak lain adalah penegakan hukum. Kami sudah bentuk penegakan hukum secara terpadu (Gakumdu),” ungkapnya kepada wartawan di Gedung Daerah di Pekanbaru, Selasa (22/09/2020).

Adapun pihak yang dilibatkan dalam Gakumdu, antara lain, Polri, Bawaslu, dan Kejaksaan. Syamsuar menegaskan sejak awal, pelaksanaan setiap tahapan Pilkada serentak sesuai dengan protokol kesehatan sudah final. 

Hal ini juga sudah dibicarakan bersama dengan bupati/walikota yang daerahnya ikut dalam kontestasi Pilkada serentak pada pekan lalu.

“Ini tak bisa ditawar-tawar lagi. Kalau memang pelaskanaan Pilkada 2020 mau berjalan lancar, maka protokol kesehatan harus diperketat,” jelasnya.

Syamsuar juga meminta kepada setiap Parpol, tim sukses dan simpatisan sebaiknya sudah mulai menyusun strategi, bagaimana setiap tahapan Pilkada nantinya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Tujuannya, Pilkada selesai, warga sehat. Harapan kita tak ada petugas dan warga yang tertular corona. Dukungan kita semua lah, agar patuh saja pada aturan berlaku dan protokol kesehatan,” sambungnya. (MCR/fdl)

Video

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Selamat HUT Ikatan Dokter Indonesia Ke-70 Tahun 2020

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Berita Terkait

Pemkot Pekanbaru Rubah Strategi Penanganan Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 12:26:30 WIB

Pekanbaru Bertambah 111 Kasus Positif Covid-19

Jumat, 30 Oktober 2020 | 09:37:46 WIB

Riau Bertambah 247 Kasus Terkonfirmasi dan 299 Sembuh

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:18:59 WIB

Mulai 2 November Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Berbayar

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:38:14 WIB