Kamis, 6 Rabiul Awwal 1442 H | 22 Oktober 2020

Info

PEKANBARU - Selama Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru,  lebih 400 warga ditindak. Selain itu, tim penegak hukum juga menindak sejumlah tempat usaha.

Mereka ditindak lantaran tidak mematuhi Perwako nomor 160 tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBM. Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Burhan Gurning menyebut ada beberapa tempat usaha yang mendapat teguran.

Seperti melewati jam operasional dan tempat usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan di tempat mereka. "Masih ada beberapa tempat usaha yang belum tertib. Selain penindakan dengan sanksi administrasi, kami juga terus beri edukasi agar mereka mengikuti Perwako 160," kata Gurning, Selasa (22/9/2020).

Selain penindakan, tim juga memberi edukasi kepada masyarakat dan pemilik tempat usaha untuk bisa mematuhi Perwako dan menerapkan protokol kesehatan. Sebab tujuan dari PSBM ini sendiri adalah untuk bersama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Kami tetap berikan edukasi kepada masyarakat supaya tertib menjalankan protokol kesehatan. Kita minta masyarakat supaya proaktif. Jangan segan menegur tetangga apalagi keluarganya yang tidak menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.(MC Riau/yan)

Video

Himbauan Netralitas Pilkada 2020

Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2020

Upacara Peringatan HUT ke 75 TNI Secara Virtual

Berita Terkait

DBD di Pekanbaru Capai 470 Kasus

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:03:54 WIB

56 Qari dan Qariah Riau Jalani TC MTQ Nasional

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:14:03 WIB

Diterima Gubri, Apkasindo Bantu 50 Ribu Lembar Masker

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:34:21 WIB

Pemprov Riau Kembali Terima 100 Ribu Masker dari PT RAPP

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:43:00 WIB