Ahad, 14 Rabiul Akhir 1442 H | 29 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Pekanbaru akhir-akhir  ini terutama di instansi pemerintahan, membuat pemerintah mulai melakukan kebijakan pembatasan aktivitas tatap muka.

Sejumlah instansi Pemerintahan memberlakukan pembatasan jam kerja para ASN dan honorer mereka untuk mengantisipasi penyebaran lebih luas Covid-19.

Juru Bicara Umum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut kembali mengingatkan semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan, artinya secara individual wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (4M).

"Secara praktiknya kita wajib menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), wajib mencuci tangan, menghindari kerumunan. Jadi saya kira itu yang bisa kita lakukan hari ini," kata Ingot, Selasa (22/9/2020).

Kemudian, kata dia, juga setiap perkantoran, ataupun sebuah tempat yang dikelola oleh pihak tertentu, pengelola wajib menyiapkan screeningnya. "Mengukur suhu tubuh, menyiapkan fasilitas mencuci tangan dan sebagainya, seperti itu," tegasnya.

Soal banyaknya anggota DPRD dan ASN positif, Ia berharap semua kegiatan dilakukan secara daring. Ia juga berharap pimpinan DPRD Pekanbaru memahami kondisi pandemi di Kota Pekanbaru.

"Kita berharap sekali (daring). Mudah-mudahan nanti pimpinan-pimpinan memahami. Baik rapat yang sifatnya jumlah yang melibatkan orang banyak. Sedapat mungkin kita gunakan metode virtual," jelasnya.

Ia mencontohkan, seperti rapat, hearing, rapat dengar pendapat dan segala macam sudah saatnya mempertimbangkan agar secara virtual. "Karena itu tidak mengubah substansi kan. Artinya kita sama-sama bisa berinteraksi, sehingga kita bisa menghindari penyebaran Covid-19," jelasnya.(MC Riau/yan)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

BPBD Riau: Banjir Kampar Diprediksi pada Desember-Januari

Kamis, 26 November 2020 | 13:51:18 WIB

Wagubri Serahkan PGRI Award untuk Guru Guru Berprestasi 

Kamis, 26 November 2020 | 13:48:34 WIB

Gubri: Pemprov Riau Akan Mempercepat Proses Tender Proyek

Rabu, 25 November 2020 | 13:22:57 WIB

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB