Ahad, 21 Rabiul Akhir 1442 H | 06 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru akan membangun laboratorium biomolekuler. Untuk memastikan proses lelang cepat berjalan sesuai aturan, pemko  menggandeng Kejari Pekanbaru dan Kejati Riau.

Diharapkan laboratorium yang akan digunakan untuk uji sampel swab tersebut bisa berjalan cepat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Jadi masih dalam tahap proses. Kemarin kita minta pendampingan terhadap Kejati, Kejari untuk lelang cepatnya," ujar Plh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, Sabtu (26/9/2020).

Lebih lanjut Zaini mengatakan, pendampingan dari dua instansi itu dilakukan agar tidak ada permasalahan dalam dokumen lelang cepat. Anggaran pengadaan laboratorium ini mencapai Rp5 miliar sampai Rp6 miliar.

Laboratorium biomolekuler tersebut akan dibangun di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, Jalan Garuda Sakti KM 2 Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

"Laboratorium mampu menampung hingga seribu sampel swab dalam sehari untuk diperiksa," jelasnya.(MC Riau/yan)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

BPBD Riau Petakan TPS Rawan Banjir

Rabu, 02 Desember 2020 | 14:16:22 WIB