Ahad, 27 Zulqaidah 1443 H | 26 Juni 2022

PEKANBARU - Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menyampaikan netralitas merupakan salah satu faktor penentu kualitas demokrasi dan konsistensi pemilihan umum.

Disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas Aparatur Sipil Negara (GNN ASN) yang ditaja Komisi ASN yang diikuti Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (07/10/2020).

Ia mengatakan kampanye kali ini sangat penting sebagai salah satu upaya pencegahan pelanggaran netralitas ASN di 270 daerah penyelenggara pilkada 2020.

"Penyelenggaraan pilkada merupakan mandat konsitusi sebagai perwujudan rakyat sekaligus sebagai sarana bagi rakyat mengaktualisasikan hak konstitusional sekaligus menyampaikan aspirasi politik untuk turut serta  dalam  pemerintahan secara demokratis," katanya.

Selanjutnya ia menuturkan prosesi demokratis pilkada yaitu keterbukaan akuntabilitas integritas dan netralitas dalam penyelenggaraan harus kita jaga agar tidak dikotori oleh hal-hal yang bisa merusak esensi dan sendi-sendi dasar demokrasi itu sendiri.

Menurutnya, netralitas ASN ini harus mendapatkan prioritas bersama demi menjaga amanat konstitusi tentang demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Berdasarkan Undang undang nomor 5 tahun 2014 yang mengatur tentang ASN pasal 2F menyebutkan bahwa penyelenggaraan kebijakan manajemen ASN berdasarkan pada netralitas dengan demikian netralitas merupakan prinsip nilai dasar, kode etik dan kode perilaku yang tidak dapat dipisahkan dari ASN.

Oleh karenanya itu, guna memperkuat netralitas ASN maka pemerintah pada tanggall 10  September 2020 telah mengeluarkan pedoman pengawasan netralitas ASN untuk Pilkada serentak 2020 dalam bentuk surat keputusan bersama (SKB) dengan lima instansi negara yaitu KemenPANRB, Kemendagri, BKN, Bawaslu dan KASN.

"SKB ini bertujuan untuk menciptakan penyelenggaraan pilkada 2020 yang netral, objektif, dan akuntabel termasuk pengawasan netralitas ASN," jelasnya.

Ia menambahkan netralitas adalah prinsip utama bagi sikap perilaku ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsinya selaku pelayan publik ASN harus bersikap adil, tidak berpihak dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan siapapun baik pribadi kelompok atau pun golongan.

"Karena netralitas merupakan landasan utama terwujudnya percepatan reformasi birokrasi, menjaga netralitas untuk mewujudkan birokrasi yang profesional sebagai penentu terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa," tutupnya. (MCR/DW)

Info Lainnya

Gubernur Corner (5 Maret 2022)

Gubernur Corner (5 Februari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Tiba di Makkah JCH Kloter 9 Jalani Umrah

Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:52:05 WIB

Inilah Layanan Kesehatan di KKHI Mekah

Kamis, 16 Juni 2022 | 08:55:20 WIB

Reshuffle Kabinet Melalui Pertimbangan Matang

Rabu, 15 Juni 2022 | 18:07:18 WIB

Sejarah dan Tema Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2022

Selasa, 14 Juni 2022 | 09:54:12 WIB

Realisasi Program PEN Capai 95,13 Triliun

Senin, 13 Juni 2022 | 23:47:09 WIB