Kamis, 22 Rabiul Awwal 1443 H | 28 Oktober 2021
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG Adakan Rakornas

PEKANBARU - Dalam rangka mengantisipasi bencana hidrometeorologi, gempa bumi dan tsunami yang mungkin saja terjadi di Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengadakan rapat koordinasi nasional (Rakornas) secara virtual, Rabu (7/10/20).

Rakornas juga dihadiri melalui zoom meeting oleh Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Gubernur se Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam sambutannya mengatakan tujuan diadakannya rakornas ini adalah untuk melakukan persiapan-persiapan sebelum bencana agar jangan sampai Indonesia mengalami korban jiwa.

"Kita tidak mungkin mencegah terjadinya bencana, tapi sebelum terjadinya bencana ini kita harus melakukan persiapan," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh pemimpin daerah di seluruh Indonesia supaya mempersiap segala bentuk sesuatu agar saat bencana datang Indonesia sudah bersiap, sehingga ia berharap dengan persiapan itu bisa menghindari korban jiwa nantinya.

"Kita harus bersiap bersama, tidak mungkin hanya satu lembaga saja yang mempersiapkan," tuturnya.

Seperti diketahui, Indonesia sangat rawan dengan bencana gempa bumi dan tsunami, dimana hal tersebut disebabkan oleh kondisi geologi dan tektonik. 

Disebutkan Dwikorita, tren kejadian gempa bumi di tanah air sejak tahun 2008-2016 terjadi sebanyak 5.000 hingga 6.000 kali pertahunnya. Dan tren tersebut hingga kini masih mengalami peningkatan.

"Di tahun 2019 terjadi sebnyak 11.588 kali gempa bumi," sebutnya.

Tentu, dengan jumlah gempa bumi yang meningkat juga akan memicu potensi tsunamin yang juga meningkat. Untuk itu, Dwikorita meminta kepada seluruh elemen untuk saling besinergi dan berkoordinasi agar bisa mempersiapkan diri menghadapi bencana yang mungkin terjadi.

"Apalagi, di akhir tahun 2020 Indonesia akan menghadapi musim hujan dengan intensitas lebat," tutupnya. (MCR/NV)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Hari Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:12:51 WIB

Indonesia Kembali Kedatangan 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:11:47 WIB

Harga Tes PCR Turun Rp300 Ribu, Berlaku untuk 3 Hari

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:13:25 WIB

Presiden Minta Percepatan Vaksinasi di Luar Jawa-Bali

Senin, 25 Oktober 2021 | 21:08:03 WIB

PTM Terbatas Dimulai, Jokowi: Perlu Manajemen Pengawasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:24:33 WIB

Wakil Presiden Berikan Tips Pencegahan Osteoporosis

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:39:21 WIB