Senin, 12 Jumadil Akhir 1442 H | 25 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Kadisnakertrans Riau, H Jonli (dua dari kiri) bersama jajaran Pemprov Riau, ketika di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2020)

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meneruskan aspirasi penolakan buruh dan mahasiswa Riau, terhadap Undang-Undang Omnibuslaw Cipta Kerja dengan melayangkan sepucuk surat ke Presiden RI.

Surat tertanggal 12 Oktober 2020 itu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Jonli kepada pihak Istana pada, Kamis (15/10/2020) di Jakarta.

"Pak Gubernur Riau mengakomodir aspirasi teman-teman buruh/pekerja dan elemen mahasiswa di Riau untuk diteruskan kepada pak Presiden, Kemenakertrans dan DPR RI," kata Kepala Disnakertrans Riau, Jonli usai keluar Istana. 

Jonli yang didampingi Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau, Erisman Yahya juga menyampaikan aspirasi tersebut ke pimpinan DPR RI dan Menakertrans RI.

Untuk diketahui, sejak UU Omnibuslaw Cipta Kerja disahkan pada 5 Oktober lalu, terjadi unjuk rasa penolakan oleh buruh dan elemen mahasiswa di berbagai tempat, termasuk di Riau.

Gubri Syamsuar menerima aspirasi tersebut dan langsung meneruskannya kepada Pemerintah Pusat. MCR/amn

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Presiden Jokowi: Vaksin Covid-19 Gratis

Rabu, 16 Desember 2020 | 19:13:01 WIB

Penyelarasan Data Covid-19 Terus Dimutakhirkan

Rabu, 04 November 2020 | 11:16:51 WIB

Pemerintah Sosialisasikan Pentingnya Vaksin Covid-19

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 14:31:57 WIB

UPT Asesmen BKD Riau Terima Sertifikat Kategori A

Senin, 19 Oktober 2020 | 11:57:01 WIB

Begini Cara Kemenparekraf Bangkitkan Pariwisata Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 20:45:20 WIB