Ahad, 4 Zulqaidah 1442 H | 13 Juni 2021
Masa Pendemi Covid-19, Guru TK Sulap Kolam Renang Jadi Budidaya Lele, Hasil Panennya 350 Kg
Gubernur Riau, H Syamsuar (kanan) memanen ikan lele di kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2020)

PEKANBARU - Dimasa pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, yakni dengan menggalakkan kegiatan ketahanan pangan, salah satunya dengan berinisiatif beternak lele, dengan memanfaatkan kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau. 

Sejak 8 bulan anak-anak tidak bersekolah, dan sebagai penyambung kehidupan, sejumlah guru yang mengajar di TPQ dan TK Tahfiz Amanah, mengisi kolam renang yang disulap menjadi kolam ikan lele. Hasilnya kolam ikan lele berukuran 4x6 meter itu, mampu menghasilkan ikan lele sebanyak 350 Kg.

Ikan lele yang dihasilkan dari kolam tersebut, kemudian dijual ke pasar dan masyarakat setempat. Selain itu ikan lele tersebut juga diolah menjadi makanan siap makan, diantaranya dengan dijadikan salai lele, sarden lele, rendang lele, abon lele, dan juga ikan goreng lele. 

Pengelola kolam lele, Anis Ilias, menceritakan, kolam lele yang dibuatnya ini untuk memberikan edukasi kepada guru-guru dan masyarakat setempat, bahwa dimas pandemi ini apapun bisa dilakukan. Apalagi dengan memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas untuk dijadikan ternak lele. Walaupun sedikit tapi lele ini bisa diolah menjadi berbagai macam makanan siap makan.

“Penghasilan ikan lele ini sekali panen, kira-kira 350 kilo. Yah ini dijual lagi. Jadi olahannya yang untuk salai ada, yang untuk abon ada, untuk sarden ada yang mengelolanya. Rendang juga ada, coba beli dan rasakan. Ini lebih murah dari rendang daging. Rendang lele ini lebih enak,” kata Hj Anis, Selasa (20/10).

Gubernur Riau, Syamsuar, yang ikut langsung memanen lele, mengapresiasi kelompok  masyarakat di Riau ini yang telah berinisatif, ditengah masa pandemi covid-19, menggalakkan ketahanan pangan, baik beternak ikan, ayam, bertanam padi maupun berladang jagung. Kegiatan itu sangat mendukung program pemerintah daerah dalam rangka swasembada pangan. 

“Ini merupakan salah satu inovasi yang dibuat oleh seorang ibu, dibantu oleh para pembinanya. Dari mereka yang biasa mengajar anak-anak, bisa produktif dengan beternak lele. Dengan meningkatkan ketahanan pangan di Riau ini salah satu upaya kita kita mempersiapkan ketahanan pangan dari yang ada,” kata Gubri. (MCR/JI) 

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Launching Penerapan Belanja Langsung Pemerintah Provinsi Riau

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuansing

Berita Terkait

GAPKI Riau Edukasi Sawit Baik Ke Tenaga Pendidik

Jumat, 11 Juni 2021 | 20:08:17 WIB

Polda Riau Ungkap Kasus Pupuk Oplosan di Kampar

Kamis, 10 Juni 2021 | 10:45:47 WIB

Tim Kukerta UNRI Sukseskan Vaksinasi di Tapung Hilir

Selasa, 08 Juni 2021 | 10:44:18 WIB

Lalulintas Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal

Jumat, 07 Mei 2021 | 23:03:47 WIB

Tim SAR Temukan Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar

Selasa, 04 Mei 2021 | 16:02:51 WIB

3 Bupati, Sambut Kunker Terakhir Pandam I/BB di Kampar

Jumat, 12 Februari 2021 | 17:32:45 WIB

Pemda Diminta Sungguh-sungguh Dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 06 Februari 2021 | 19:29:26 WIB