Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Gubernur Riau, H Syamsuar (kanan) memanen ikan lele di kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2020)

PEKANBARU - Dimasa pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup, yakni dengan menggalakkan kegiatan ketahanan pangan, salah satunya dengan berinisiatif beternak lele, dengan memanfaatkan kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau. 

Sejak 8 bulan anak-anak tidak bersekolah, dan sebagai penyambung kehidupan, sejumlah guru yang mengajar di TPQ dan TK Tahfiz Amanah, mengisi kolam renang yang disulap menjadi kolam ikan lele. Hasilnya kolam ikan lele berukuran 4x6 meter itu, mampu menghasilkan ikan lele sebanyak 350 Kg.

Ikan lele yang dihasilkan dari kolam tersebut, kemudian dijual ke pasar dan masyarakat setempat. Selain itu ikan lele tersebut juga diolah menjadi makanan siap makan, diantaranya dengan dijadikan salai lele, sarden lele, rendang lele, abon lele, dan juga ikan goreng lele. 

Pengelola kolam lele, Anis Ilias, menceritakan, kolam lele yang dibuatnya ini untuk memberikan edukasi kepada guru-guru dan masyarakat setempat, bahwa dimas pandemi ini apapun bisa dilakukan. Apalagi dengan memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas untuk dijadikan ternak lele. Walaupun sedikit tapi lele ini bisa diolah menjadi berbagai macam makanan siap makan.

“Penghasilan ikan lele ini sekali panen, kira-kira 350 kilo. Yah ini dijual lagi. Jadi olahannya yang untuk salai ada, yang untuk abon ada, untuk sarden ada yang mengelolanya. Rendang juga ada, coba beli dan rasakan. Ini lebih murah dari rendang daging. Rendang lele ini lebih enak,” kata Hj Anis, Selasa (20/10).

Gubernur Riau, Syamsuar, yang ikut langsung memanen lele, mengapresiasi kelompok  masyarakat di Riau ini yang telah berinisatif, ditengah masa pandemi covid-19, menggalakkan ketahanan pangan, baik beternak ikan, ayam, bertanam padi maupun berladang jagung. Kegiatan itu sangat mendukung program pemerintah daerah dalam rangka swasembada pangan. 

“Ini merupakan salah satu inovasi yang dibuat oleh seorang ibu, dibantu oleh para pembinanya. Dari mereka yang biasa mengajar anak-anak, bisa produktif dengan beternak lele. Dengan meningkatkan ketahanan pangan di Riau ini salah satu upaya kita kita mempersiapkan ketahanan pangan dari yang ada,” kata Gubri. (MCR/JI) 

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

PLN Bantu 83 Juta Rupiah Untuk Pariwisata Kampar

Kamis, 03 Desember 2020 | 20:28:48 WIB

Festival Subayang Lestarikan Alam Melalui Sektor Pariwisata

Senin, 16 November 2020 | 18:52:07 WIB

Riau Gelar Event Wisata Virtual Festival Subayang

Sabtu, 14 November 2020 | 18:03:50 WIB

Kisah Pandai Besi Kampar Berjuang di Tengah Pandemi

Selasa, 10 November 2020 | 20:18:29 WIB

Tim SAR Evakuasi Warga Kampar Tenggelam di Sungai

Jumat, 23 Oktober 2020 | 20:49:19 WIB

Gubri Imbau Masyarakat Manfaatkan Potensi Riau

Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:41:21 WIB

Pemprov Siap Fasilifasi UMKM Desa Kampar

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:15:51 WIB

Dimanapun Kegiatan Gubri Selalu Ingatkan Protokol Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:02:46 WIB

142 Warga Riau Sembuh, Paling Banyak dari Kampar

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 20:58:37 WIB

Tiga Kecamatan di Kampar akan Berlakukan PSBM

Rabu, 30 September 2020 | 15:30:42 WIB