Rabu, 17 Rabiul Akhir 1442 H | 02 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Pjs Bupati Kuantan Singingi, Roni Rakhmat (tengah) melaksanakan panen raya padi, di Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar, pada Selasa (20/10/2020).

PEKANBARU - Meski menghadapi situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten, Kuantan Singingi (Kuansing) bersama petani masih terus berupaya meningkatkan produksi padi di daerah yang memiliki slogan ''Bersatu Nogori Maju'' itu. 

Baru-baru ini, Pjs Bupati Kuansing, Roni Rakhmat bersama petani Desa Teberau Panjang, melaksanakan panen raya padi, di Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing, Riau pada Selasa (20/10/2020). 

Program ini merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Kuansing, dalam peningkatan ketahanan pangan, guna mengantisipasi kelangkaan dan kekurangan stok pangan di daerah terutama beras, untuk Perbaikan Mutu Intensifikasi (PMI). 

Panen raya ini dilaksanakan pada lokasi PMI Gunung Toar, diatas hamparan seluas 136 hektar. Padi yang ditanam merupakan hasil penanaman pada bulan Juli lalu. Dari program percepatan tanam untuk mengantisipasi kelangkaan pangan akibat dampak pandemi Covid-19. 

"Kita bersyukur kepada Allah SWT, meski dalam kondisi pandemi, para petani masih bisa melakukan cocok tanam padi pada tahun 2020 ini. Kita juga bersyukur masih terhindar dari bencana alam kemarau dan banjir, yang sebelumnya pernah terjadi melanda, sehingga menyebabkan tanaman padi mengalami gagal panen," kata Pjs Bupati Kuansing, Roni Rakhmat, Rabu (21/10/2020). 

Roni menjelaskan, saat ini di beberapa kecamatan di Kabupaten Kuansing, masih ada pertanaman padi yang masih menunggu jadwal panen. Diperkirakan luasnya sekitar 1.824 hektar. 

Roni berharap, para petani juga bisa meningkatkan cara-cara berbudidaya dengan menerapkan teknologi-teknologi terbaru dan meningkatkan IP-200 pada musim tanam berikutnya, agar bisa tercapai peningkatan produktivitas.

Dijelaskan Roni, saat ini Gubernur Riau telah mencanangkan program Riau Bergerak Tanam Padi (Riau Bertani) 2020-2024. Kegiatan ini untuk meningkatkan produksi padi di Riau. Dalam program tersebut, Pemprov Riau telah melakukan kegiatan di Kabupaten/Kota. Untuk Kuansing ada dua klaster, luasnya 1.539 hektar dan akan di panen pada tahun 2021 mendatang. 

"Semoga panen raya padi ini bisa memenuhi kebutuhan beras daerah dan kedepan program ini tetap berlanjut, sehingga petani kita bisa mengembangkan bidang pertanian terutama padi," Roni menuturkan. (MC Riau/Yan) 

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

Memakai Masker Juga Pahlawan

Selasa, 10 November 2020 | 23:29:18 WIB

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:24:04 WIB

Lagi Bekerja di PETI, Pelajar Tewas Tertimbun Pasir

Senin, 28 September 2020 | 12:01:33 WIB

RSUD Teluk Kuantan Masih Rawat 5 Pasien Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:11:57 WIB

Seorang Warga di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:20:31 WIB

Satu Keluarga di Kuansing  Positif Covid-19 

Jumat, 03 Juli 2020 | 19:35:00 WIB

Hasil Rapid Test Sekdakab Kuansing Nonreaktif

Jumat, 03 Juli 2020 | 18:41:38 WIB