Ahad, 14 Rabiul Akhir 1442 H | 29 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengendalian inflasi tahun 2020 secara virtual, di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (22/10/20).

Rapat yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo ini mengangkat tema transformasi digital UMKM pangan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas harga menuju Indonesia maju.

Dalam Rakornas pengendalian inflasi tahun 2020 ini, turut dihadiri oleh para menteri kabinet Indonesia maju, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta gubernur, bupati/wali kota se Indonesia yang digelar secara virtual tersebut.

Gubri menuturkan, berdasarkan instruksi Presiden RI Joko Widodo, kondisi ekonomi tahun 2020 sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini pemerintah dituntut untuk mampu mempertahankan tingkat inflasi agar tidak terlalu rendah.

"Presiden berpesan supaya inflasi harus dijaga pada titik keseimbangan agar memberikan stimulus pada produsen untuk tetap berproduksi," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini menjaga keseimbangan supply dan demand sangat penting, agar disaat perekonomian mulai pulih dan daya beli masyarakat mulai normal tidak terjadi tekanan signifikan terhadap harga-harga.

Oleh karena itu, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada pengendalian harga-harga, namun Presiden Jokowi juga mengarahkan agar daya beli masyarakat terjaga dan para produsen khususnya UMKM pangan juga bisa bergerak.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah pusat telah menyalurkan berbagai skema program perlindungan sosial yang bersifat cash transfer, mulai dari PHK, Bansos tunai, BLT Dana Desa, kartu prekerja, subsidi gaji, bansos produktif bantuan UMKM dan lainnya.

"Dengan berbagai skema tersebut diharapkan akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, menaikkan kembali demand dan akhirnya akan mendorong tumbuhnya supply," ujarnya.

Jokowi mengharapkan apa yang telah dilakukan oleh pusat diperkuat lagi oleh daerah dengan percepatan realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan modal yang mendukung pemulihan ekonomi terutama sektor UMKM.

"Presiden telah minta belanja kementerian dan lembaga serta pemda agar mengutamakan penyerapan produk dalam negeri baik produk pertanian maupun produk UMKM," tutupnya. (MCR/IP)

Video

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Berita Terkait

Sekdaprov Riau Jelaskan Perpres No. 109 Tahun 2020

Ahad, 29 November 2020 | 18:29:57 WIB

Pemprov Dukung Riau Jadi Tuan Rumah Rakernas Masata 2021

Ahad, 29 November 2020 | 11:38:53 WIB

PUPR Siagakan Alat Berat di Daerah Rawan Bencana Banjir

Ahad, 29 November 2020 | 10:56:08 WIB

95 Persen Tenaga Kesehatan Positif Covid 19 Sembuh

Sabtu, 28 November 2020 | 21:00:25 WIB

Antisipasi Bencana Longsor, PUPR Riau Siagakan Alat Berat

Sabtu, 28 November 2020 | 20:58:13 WIB

Gubri Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD 2021

Sabtu, 28 November 2020 | 15:52:45 WIB

BKD Riau Masih Tunggu Kapan Mulai Pendaftaran PPPK

Sabtu, 28 November 2020 | 15:48:19 WIB

1.137 Sampel Swab Diperiksa

Jumat, 27 November 2020 | 21:01:12 WIB