Jumat, 19 Rabiul Akhir 1442 H | 04 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan

 

BENGKALIS - Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Menanggapi hal ini, Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan, merekomendasikan 13 penanganan Covid-19. 

Adapun yang direkomendasikannya diantaranya, adalah penerapan PSBB atau PSBM, di Mandau, kampanye masive penerapan 3M, memastikan semua penduduk menggunakan masker dan beberapa rekomendasi lainya terkait pencegahan Covid-19. 

Hal tersebut disampaikan, dr Wildan, saat menghadiri Rapat Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, bersama Gubernur Riau, H Syamsuar, Pj Bupati Bengkalis, H Syahrial, Abdi. Kadiskes Riau, Mimi Yunani Nazir, Serta pihak terkait penanganan Covid-19 Bengkalis lainya. Jumat (23/10) di Kantor Camat Duri, Mandau Bengkalis. 

Menurut dr Wildan, rekomendasi tersebut  sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk daerah yang mengalami peningkatan penyebaran Covid-19. Terutama daerah yang masuk zona merah seperti di Kecamatan Mandau saat ini. 

"Untuk Kecamatan Mandau beberapa minggu belakangan ini peningkatan cukup drastis dan mengkhawatirkan. Maka itu kita merekomendasikan penanganan yang bisa dilakukan pemerintah maupun daerah setempat kedepan," katanya. 

Dijelaskanya, penerapan rekomendasi tersebut,  juga harus bisa diikuti atau didukung oleh 3 Kecamatan lainya, di Kabupaten Bengkalis, yaitu, Kecamatan Batin Solapan, dan Kecamatan pinggir. Karena hal itu juga sesuai grafik perkembangan kasus Covid 19 di 4 Kecamatan dalam satu bulan ini yang jumlahnya cukup tinggi. 

Sedangkan untuk kunci utama penanganan Covid 19 ini, ia kembali meminta petugas atau pemerintah daerah bisa memastikan penegakan protokol kesehatan dengan tegas. Serta memastikan masyarakat menggunakan masker. 

"Karena jika protokol kesehatan ini jalan, Insya Allah daerah akan aman dari penularan Covid 19. Maka itu penanganan Covid 19 ini kuncinya ada pada penegakan protokol kesehatan dan disiplin menerapkan 3M," jelasnya.

Sementara Gubernur Riau H Syamsuar  menegaskan, untuk percepatan penanganan Covid-19 ini Pemkab juga harus bisa memperketat pemeriksaan pada jalur keluar masuk antar daerah. Termasuk dalam melakukan pendataan warga masyarakat yang keluar masuk pada daerah.

"Mandau dan juga kabupaten Bengkalis ini juga merupakan daerah perbatasan yang ramai kunjungan. Maka itu juga harus bisa memperhatikan jalur keluar masuk yang juga salah satu penyebab banyaknya penyebaran Covid 19," ujarnya. 

Gubri berharap, dengan banyak peningkatan kasus positif Covid 19 dan masuknya daerah menjadi zona merah penyebaran Covid-19, bisa menjadi perhatian bagi masyarakat untuk terus menegakan protokol kesehatan dan disiplin menerapkan 3M.

"Karena menerapkan 3M, (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) itu sangat efektif untuk mencegah penularan. Maka itu terus tegakan dan disiplin sesuai yang telah di himbauan kan pemerintah," tuturnya. (MCR/AZ)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

Wagubri Tanam Padi Bersama Masyarakat Desa Sungai Siput 

Kamis, 12 November 2020 | 13:53:11 WIB

Polda Riau Berhasil Amankan Perampok Bank BRI di Bengkalis

Selasa, 10 November 2020 | 00:07:21 WIB

Gubri Saksikan Budaya Tari Zapin Api di Rupat Utara

Sabtu, 07 November 2020 | 19:35:16 WIB

Gubri Usulkan Riau Sebagai Sentra Perikanan dan Kelautan

Sabtu, 07 November 2020 | 09:51:40 WIB

Gubri Tinjau SMK Rupat Utara, Seorang Guru Menangis Terharu

Sabtu, 07 November 2020 | 09:40:26 WIB

Gubri Sebut Rupat Utara Menyerupai Lagoi Bintan

Sabtu, 07 November 2020 | 09:20:42 WIB

Meski Pakai Masker Penampilan Tetap Comel

Jumat, 06 November 2020 | 21:43:47 WIB

Tambah Roro, Gubri Sebut Rupat Pulau Masa Depan

Jumat, 06 November 2020 | 21:35:44 WIB

Gubri Ingatkan Masyarakat Rupat Tak Mudah Jual Tanah

Jumat, 06 November 2020 | 17:50:34 WIB