Jumat, 19 Rabiul Akhir 1442 H | 04 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.
Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, ketika hadir pada rapat koordinasi pengakhiran Status Siaga Darurat Karhutla Riau tahun 2020, digelar di Kantor Gubernur Riau, pada Selasa (27/10).

PEKANBARU - Meski status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dicabut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap kerja keras siaga dan awasi Karhutla di Riau.

Hal tersebut disampaikan, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, usai menggelar rapat koordinasi pengakhiran Status Siaga Darurat Karhutla Riau tahun 2020 bersama Wagubri serta pihak BNPB, Selasa (27/10) di kantor Gubernur Riau. Dikatakannya, jika dengan dicabutnya status darurat Karhutla bukan berarti pengawasan Karhutla di Riau juga berakhir. Tapi terus dilakukan sesuai tanggung jawab BPBD dan OPD seluruh Kabupaten kota di Riau. 

"Kita sangat bersyukur untuk tahun ini kita kembali bisa mengendalikan Karhutla dengan baik dan tidak ada kejadian kabut Asab," katanya. 

Pencabutan status ini jelasnya, juga merupakan sebuah keberhasilan bagi Pemprov Riau bersama seluruh pihak Kabupaten/Kota yang sebelumnya, menetapkan status darurat untuk penanganan Karhutla. 

"Artinya untuk status ini kita yang mulai kita yang mengakhiri dengan baik. Ini juga diakui oleh pemerintah pusat melalui BPNB yang mengapresiasi keberhasilan kita mengendalikan Karhutla di Riau," ujarnya.

Sedangkan untuk pengawasan kedepan, ia mengatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait di kabupaten/kota untuk melakukan pengawasan dan antisipasi terjadi Karhutla. Termasuk dengan pihak BMKG yang terus memantau kondisi dilapangan yajg ada di seluruh daerah di Riau.

"Memang saat ini kita terbantu oleh turun hujan, namun sesuai informasi BMKG untuk puncak musim hujan ini berada pada bulan November mendatang. Untuk itu kita berharap Karhutla di Riau bisa terus di kendalikan dengan baik dan maksimal," tuturnya. 

Sebagai informasi, pencabutan status darurat Karhutla Riau tahun 2020 ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, dalam rapat koordinasi pengakhiran Status Siaga Darurat Karhutla Riau tahun 2020 juga dihadiri Plt Deputi Penanggulangan Kedaruratan BNPB, Dody Ruswandi, Danrem 031/WB, perwakilan Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Deputi Kedaruratan Penanggulangan Bencana (BNPB), Dodi Ruswandi, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau. 

Dimana keberhasilan Pemprov Riau ini mendapat apresiasi oleh pmerintah pusat melalui BNPB yang disampaikan lansung Kepala BNPB, Doni Monardo melalui Plt Deputi Penanggulangan Kedaruratan, Dody Ruswandi. (MCR/AZ)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

310 Siswa SMA/SMK di Riau Terima Beasiswa

Kamis, 03 Desember 2020 | 21:09:14 WIB

Update Covid-19 Riau: Positif 179, Sembuh 161

Kamis, 03 Desember 2020 | 19:06:00 WIB

ASN Pemprov Riau Diajak Doakan Gubri Agar Cepat Sembuh

Kamis, 03 Desember 2020 | 19:03:13 WIB

Wagubri Hadiri Pelantikan Pengurus Hebitren Riau

Kamis, 03 Desember 2020 | 18:25:37 WIB

Begini Program BPDASHL Indragiri Rokan KLHK di Riau

Kamis, 03 Desember 2020 | 17:19:14 WIB

Pembangunan Zona Integritas Perlu Komitmen Seluruh Unsur 

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:38:14 WIB

Wagubri Paparkan Kondisi Ekonomi Riau Akibat Covid-19 

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:30:37 WIB

Asisten III Setdaprov Riau Buka Rakorwasda Riau Tahun 2020

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:27:43 WIB

Inspektorat Riau Gelar Rakorwasda Riau Tahun 2020

Kamis, 03 Desember 2020 | 15:26:23 WIB