Selasa, 19 Rajab 1442 H | 02 Maret 2021
BNPB Tarik Bantuan 4 Helikopter Water Bombing untuk Penanganan Karhutla Riau


PEKANBARU - Empat helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk water bombing kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2020 pada 1 November kembali ke negaranya masing-masing. 

Pasalnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengakhiri status siaga darurat Karhutla sampai 31 Oktober 2020. 

"Karena 31 Oktober status siaga darurat Karhutla Riau selesai. Insya Allah nanti tanggal 1 November semua helikopter kembali ke negaranya masing-masing," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, H Edwar Sanger, Kamis (29/10/2020). 

Karena helikopter itu bukan milik pemerintah, kata Edwar, nanti BNPB akan memerintahkan agar empat helikopter itu kembali ke negaranya masing-masing.  

"Sekarang masih ada empat helikopter di Riau, ada Kamov, Skor Sky, Black Hawk.
Itu helikopter ada dari Rusia, Australia, Amerikan. Dan mereka akan kembali sesuai arahan BNPB," terangnya. 

Untuk itu, Edwar menyapaikan ucapan terima kasih kepada BNPB yang telah memberi perhatian kepada Riau dalam penanganan Karhutla. 

"Dan ini sebagai tonggak juga bagi kita dalam mengantisipasi tahun 2021. Mudah-mudahan Riau tetap terjaga dari kasus Karhutla, sehingga Riau bebas asap," tutupnya. (MCR/amn) 

Video

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2021

Berita Terkait

Kolaborasi Vaksinasi Bagi Pedagang Pasar di Pekanbaru

Senin, 01 Maret 2021 | 16:02:29 WIB

Luas Panen Padi Riau Naik 1,59 Ribu Hektar

Senin, 01 Maret 2021 | 15:26:15 WIB

Gubri Buka Rembug Paripurna KTNA Provinsi Riau

Ahad, 28 Februari 2021 | 14:53:14 WIB

Ini Pesan Plh Sekdaprov Riau dalam HUT Pertama DMDI Riau

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:24:38 WIB