Rabu, 17 Rabiul Akhir 1442 H | 02 Desember 2020

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengatakan siap melaksanakan instruksi yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Panjaitan terkait antisipasi long holiday atau libur panjang. 

Menko Marves RI menyampaikan tren penambahan kasus mingguan di delapan provinsi ditambahkan lima provinsi yaitu Aceh, Sumbar, Papua, Kaltim dan Riau secara umum mengalami penurunan yang signifikan sejak pertengahan September, kecuali Jateng, Jabar, Sumbar, Kaltim dan Riau dimana tren penambahan kasus terus meningkat atau flat.

Oleh karena itu, upaya perbaikan di provinsi tersebut perlu untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan, isolasi terpusat untuk OTG dan gejala ringan dan manajemen tata laksana klinis perawatan pasien.

"Perlu untuk mengantisipasi dampak long holiday ini," katanya, disampaikan secara virtual yang diikuti oleh Wagubri di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (30/10/2020).

Menurutnya, hal yang harus segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak long holiday ini diantaranya, perlunya memastikan kapasitas ICU dan ruang isolasi tersedia dengan baik. 

"BNPB juga perlu untuk memastikan kapasitas ruang isolasi bagi OTG dan gejala ringan ini tercukupi," sebutnya.

Antisipasi selanjutnya, obat dan alat kesehatan (alkes) yang dibutuhkan sesuai tata laksana klinis pasien Covid 19 tersedia dengan cukup. Hal ini penting agar salah satunya menekan angka kasus kematian.

"Berikutnya, operasi penegakan protokol kesehatan oleh TNI, Polisi, Satpol PP ditingkatkan terutama wilayah yang menjadi pusat keramaian," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Wagubri mengaku akan melaksanakan instruksi tersebut, salah satu hal yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Surat Gubernur Riau dengan Nomor : 100/PEM-OTDA/2020/167 untuk mengaktifkan kembali post Check Point perbatasan.

"Kami akan laksanakan pak," ujarnya.

Edy melanjutkan empat post check point perbatasan tersebut yaitu perbatasan Riau dengan Sumbar di Pos Check Point XII Koto Kampar, perbatasan Riau - Sumut di Kecamatan Bagan Sinembah Rokan Hilir.

"Kemudian perbatasan Riau dengan Sumbar juga di Kecamatan Kuantan Mudik Kuantan Singingi dan perbatasan Riau dengan Jambi di Kecamatan Kemuning Indragiri Hilir," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di area perbatasan yang masuk wajib menunjukkan surat keterangan sehat atau jika tidak ada, wajib untuk melakukan rafid tes di perbatasan dan bagi petugas di area perbatasan disediakan juga alat pelindung diri. 

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Perwakilan Danrem 031/WB dan Perwakilan Danlanud, Kasatpol PP Riau Hadi Penandio, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, Direktur RSUD Arifin Achmad Riau dr Nuzelly Husnedy dan Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur. (MCR/DW)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke 70 Polairud Digelar Secara Sederhana

Rabu, 02 Desember 2020 | 08:27:52 WIB

Ini Tanggapan Wagubri Terkait Konflik Perkebunan di Riau

Selasa, 01 Desember 2020 | 21:58:23 WIB

Begini Penjelasan Jumlah Kasus Penderita HIV/AIDS di Riau

Selasa, 01 Desember 2020 | 19:58:24 WIB

Proses Penyerahan DIPA dan TKDD Dilakukan Lebih Awal 

Selasa, 01 Desember 2020 | 15:13:05 WIB

Awal Januari, OPD Pemprov Riau Harus Mulai Proses Lelang

Selasa, 01 Desember 2020 | 14:57:48 WIB

Pasar Murah Diharapkan Jadi Ajang Penjualan Produk UKM

Selasa, 01 Desember 2020 | 14:47:08 WIB

Gubernur Riau Positif Covid-19 Setelah Swab Kedua

Selasa, 01 Desember 2020 | 14:28:03 WIB

Asisten I Setdaprov Riau Serahkan DIPA dan TKDD T.A 2021 

Selasa, 01 Desember 2020 | 12:23:36 WIB