Sabtu, 23 Rajab 1442 H | 06 Maret 2021

ROKAN HULU - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Riau, Drs Achmad MSi menyatakan kalau sejumlah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di daerag itu belum mentaati aturan lingkungan hidup.  


Hal ini disampaikan, Bupati Rohul saat menjadi Insperktur Upacara (Irup) pada HKN dan Hari Lingkungan Hidup di Halaman Kantor Bupati Rohul, Selasa (17/6).

Kegiatan selain dihadiri Bupati Rohul, juga hadir Wabup Rohul Ir Hafith Syukri MM,Sekdakab Rohul Ir Damri Harun MM, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Tokoh Adat, Tokoh Agama, perwakilan perusahaan PMKS dan lainnya. Kegiatan HLH se-Dunia Tahun 2014 bertemakan "Satukan langkah, lindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim".

Dalam kesempatan itu, Achmad mengatakan, untuk menjaga lingkungan hidup ini, Allah menciptakan alam itu seimbang, Allah menjamin kebutuhan manusia asalkan tidak serakah, semuanya diciptakan sesaui hak hajat hidup orang banyak tersebut.

Untuk menjaga alam tersebut perlu diciptakan institusi atau kelembagaan, perlunya pendanaan dan Sumber Daya Manusia (SDM), mengawal kondisi alam tersebut agar lestari.

"Tapi untuk kewajiban menjaganya perlu kerja sama dari semua pihak, termasuk masyarakat, pengusaha dan unsur aspek lainnya,"kata Achmad.

Achmad mengakui sudah bekerjasama dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) RI dalam menanggulangi PMKS tidak memenuhi syarat kerja sama, sebab sangat berbahaya bagi habitat kehidupan.

"Kami sudah membawa kasus tersebut keranah hukum, prosesnya sudah berlangsung, kita shok terapi dulu jadi perusahaan itu tidak hanya memikirkan dan mengejar profit saja, tapi harus juga memperdulikan masyarakat sekitar,"ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rohul Yuni Safrin SSos MT mengatakan, dalam penataan lingkungan hidup, memiliki sistem tertentu, jika limbah cair pengolahan air harus di bawah baku mutu.

"Sebanyak 30 MKS di Rohul terus dilakukan pemantauan, disamping itu juga ada pengetahuan dan memberikan penghargaan bagi sekolah-sekolah berwawasan lingkungan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga diberikan penghargaan berupa piagam sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiata) tingkat SLTP untuk SMPN 1 Rambah dengan nilai 735, SMPN 1 Pagaran Tapah Darussalam dengan nilai 680 dan SPMN 1 Tambusai dengan nilai 635, Tingkat SD, SDN 02 Rambah dengan nilai 679, SDN 014 Ujungbatu dengan nilai 671 dan SDN 01 Tanbusai dengan nilai 634.

Kemudian Kepala BLH Rohul juga membuat penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup tahun 2014 yaitu, PT. Padasa Enam Utama Kebun Kalianta Dua dengan niali 98, PT Indo Makmur Sawit Berjaya dengan nilai 97,5, PT Panca Surya Agrindo dengan nilai 95, PT PVN Sei Tapung dengan nilai 94,5 dan PT. Rohul Sawit Industri dengan nilai 91.
"Kemudian penghargaan juga kita berikan pada perusahaan pengelola corporate sosial responsiblity terbaik bidang lingkungan hidup tahun 2014 pada PT. Sawit Asahan Indah dan penerima penghargaan inovator lingkungan hidup yakni Mahdi," jelas Yuni Safri. (MC Riau/hr)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

Wagubri Bersama Forkompimda Tinjau TPS di Rokan Hulu

Rabu, 09 Desember 2020 | 11:39:51 WIB

Venue Paralayang Miliki Potensi Wisata

Kamis, 12 November 2020 | 21:33:29 WIB

Gubri Ajak Masyarakat Prioritaskan Tanaman Pangan

Kamis, 12 November 2020 | 21:25:56 WIB

Gubri Akan Usulkan Jalan Perbatasan Jadi Jalan Nasional

Kamis, 12 November 2020 | 16:54:34 WIB

Gubri Serahkan Bantuan Obatan Covid-19 ke Pemkab Rohul

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:19:14 WIB

Wagubri Kunjungi Situs Cagar Budaya Istana Rokan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:30:49 WIB