Jumat, 22 Rajab 1442 H | 05 Maret 2021

PEKANBARU - Polresta Pekanbaru menggrebek salah satu rumah yang menjadi loket penjualan narkoba di jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru. Tiga orang bandar berhasil diringkus dalam operasi itu. Namun, polisi dilempari batu dan sepeda motor dirusak orang tak dikenal.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, proses penangkapan bandar narkoba dan penggeledahan sebuah rumah sempat dihalangi sekelompok orang. Barang bukti dari lokasi berupa sabu yang cukup banyak

"Ada perlawanan dari sekelompok orang saat kita menangkap salah warga mereka. Mereka berusaha menggagalkan penangkapan, ada yang melempar dengan batu," kata Nandang, Jumat (6/11).

Operasi itu menyusul atas adanya laporan terkait sering adanya transaksi narkoba di wilayah itu. "Kita amankan tiga orang bandar. Yakni DH alias Dedi, MP alias Yoga dan Al alias Al," terangnya.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan. Lalu, tim yang dipimpin Kombes Nandang itu berhasil mendapatkan informasi bahwa terdapat salah satu rumah yang berada di gang Israr di jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Kita Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota, menjadi loket untuk jual beli narkoba.

Tak menunggu lama, pihaknya lantas melakukan penggrebekan di rumah tersebut. Polisi mengamankan tiga orang yang berada dalam rumah tersebut. Selain itu petugas juga melakukan penggeledahan di sekitar lokasi.

"Kita menemukan  11 bungkus plastik sabu. Lalu ada juga 9 bungkus sabu. Lokasinya berbeda-beda" jelasnya.

Selain itu, petugas juga menyita uang tunai Rp 2.150.000, 3 unit handphone, 4 unit timbangan digital, 2  buah dompet dan ratusan plastik bening.

Dari keterangan sementara, sabu itu didapatkan para pelaku dari SI AP yang kini menjadi buruan petugas kepolisian. "Kita masih lakukan pengembangan," kata Nandang.

Operasi itu sempat mendapat perlawanan dari sejumlah kelompok yang melempari petugas menggunakan batu. Nandang menduga itu dilakukan sekelompok orang untuk mengintimidasi petugas dan menggagalkan penangkapan.

"Memang ada sedikit perlawanan dari beberapa kelompok yang berupaya menggagalkan penangkapan. Kita langsung melakukan pencegahan dan melerai," imbuhnya.

Tak hanya itu, kelompok itu juga sempat mendekati rumah yang tengah digeledah oleh petugas. Namun, polisi berhasil meakukan pengamanan dan berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

"Ada juga insiden perusakan motor, kita akan cari dan tindak tegas. Siapapun yang menghalangi penangkapan pelaku narkoba akan kita tindak tegas," tegasnya. (MCR/ASN) 

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

Lansia Divaksin di Faskes

Senin, 01 Maret 2021 | 18:33:06 WIB

Petugas Terus Berjibaku, Luas Lahan yang Terbakar 248 Hektar

Selasa, 23 Februari 2021 | 20:08:45 WIB

Hari Ini Gubri Ke Jakarta Ketemu Presiden Bahas Karhutla

Senin, 22 Februari 2021 | 11:41:02 WIB

Owa Ungko yang Dirawat BBKSDA Riau Melahirkan Bayi 

Jumat, 19 Februari 2021 | 13:43:17 WIB

Pemprov Riau Bentuk Tim Sosialisasi Tol Pekanbaru Rengat

Rabu, 10 Februari 2021 | 19:52:00 WIB

Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 

Selasa, 09 Februari 2021 | 17:20:22 WIB

Sekolah di Pekanbaru dan Pelalawan Mulai Belajar Tatap Muka

Senin, 08 Februari 2021 | 19:56:12 WIB

Pemko Pekanbaru Bakal Lelang Ratusan Kendaraan Dinas

Selasa, 19 Januari 2021 | 17:40:46 WIB

Kabijakan Saudi Bikin Harga Sawit di Riau Naik

Selasa, 12 Januari 2021 | 12:22:11 WIB