Kamis, 17 Jumadil Akhir 1443 H | 20 Januari 2022
Direktur RSUD AA Minta Masyarakat Tidak Perlu Takut Periksa Kesehatan ke RS

PEKANBARU - Direktur RSUD Arifin Achmad (AA), dr Nuzelly Husnedy meminta masyarakat untuk tidak perlu takut untuk memeriksa kesehatan ke Rumah Sakit (RS).

Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pertanyaan dari salah seorang Warga Panam, Angku Mudo saat program talk show di Pro 1 RRI bersama Dr Nuzelly dengan tema yang diusung "Pelayanan Rumah Sakit Pada Masa Pandemi Covid 19", Senin (09/11/2020).

"Ada ketakutan di masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mungkin dia batuk atau sakit lambung atau lainnya. Tapi untuk kerumah sakit takut, sehingga mereka lebih memilih diam Karena khawatir nanti penyakitnya jika diperiksa akan dikira Covid 19," kata salah seorang warga Panam ini.

Dr Nuzelly mengatakan menangani Covid-19 itu dilakukan dengan 3T yaitu melakukan tracing (penelurusan), testing (pengujian), dan treatment (perawatan). Selanjutnya, melalui peran pukesmas untuk memberikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan ketakutan oleh masyarakat.

"Di pikiran masyarakat itu seolah-olah kalau datang ke rumah sakit semuanya covid. Sebenarnya tidak, itu tidak benar," jelasnya.

Tentu ada kriterianya saat seseorang dinyatakan Covi- 19, maka dari itu untuk melihat kriteria-kriteria tersebut ditunjuk dokter spesialis paru untuk menetapkan diagnosisnya. 

"Setiap penyakit memiliki kriteria dan gejala masing-masing, jadi tidak serta merta yang memeriksakan kesehatan kerumah sakit adalah gejala Covid," ucapnya.

Selain ditunjuk dokter paru untuk melakukan diagnosis penyakit itu Covid-19 atau tidak, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium dan secara klinis dilihat dengan keilmuan. Setelah itu baru nanti dinyatakan bahwa pasien itu covid atau tidak.

"Sekarang kita pakai swab dan bisa mendeteksi virusnya secara langsung," katanya.

Oleh karena itu, Direktur RSUD AA ini menyebutkan agar masyarakat tidak perlu khawatir. Ia menambahkan justru yang lebih mengkhawatirkan kalau masyarakat tidak periksa dan tidak melaksanakan protokol kesehatan. 

"Masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Kita minta masyarakat saling memberikan pengertian, tidak perlu takut. Karena dokter akan mendiagnosis dengan baik," pungkasnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan penambahan dari pemerintah provinsi Riau, yaitu menghindari kerumunan.

"Mari saling menjaga dengan disiplin protokol kesehatan," tutupnya. (MCR/DW)

Info Lainnya

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Bangganya Wagubri Saat Panen Padi Lahan Kering

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:57:02 WIB

Eksisting Mangrove di Riau Mencapai 224.895 Hektar

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:19:38 WIB

Ini Jurus Gubri Syamsuar Antisipasi Varian Omicron

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:54:38 WIB

Danrem: Setetes Darahmu, Kesempatan Hidup Bagi Saudaramu

Selasa, 18 Januari 2022 | 17:19:10 WIB

Kemenag Riau : Belum Ada Pemberhentian Perjalanan Umrah

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:23:39 WIB