Selasa, 9 Rabiul Akhir 1442 H | 24 November 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menjalin kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Riau. Kerjasama dituangkan dalam perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh rektor Unilak Dr. Junaidi SS.M.Hum dengan kepala dinas Dra. T. Hidayati Effiza .MM di gedung Rektorat. Rabu, (18/11/2020). 

Dalam perjanjian ini turut di saksikan oleh wakil rektor III Dr. Bagyo Kadaryanto. SH.MH, kepala LPPM Unilak Ir. Lativa Siswati. MP, dekan FIA Unilak Alexander Yandara SP.MSi, jajaran wakil dekan FIA, dosen dan tim LPPM Unilak. Perjanjian kerjasama ini meliputi tentang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak.

Sebelum dilakukan penandatanganan oleh dua institusi ini, Rektor Unilak menyampaikan bahwa Unilak sangat terbuka dalam melakukan kerjasama dengan institusi lain dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Riau dan peningkatan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Di Unilak telah banyak pengabdian, penelitian, pemberdayaan yang dilakukan dosen - dosen Unilak di masyarakat, mulai bidang hukum, pertanian, perkebunan, Ekonomi, teknologi, kelistrikan, UMKM, Digital dan pemberdayaan.

Dijabarkan Rektor bahwa Unilak sendiri telah miliki LBH yang ada di Fakultas hukum yang telah berakreditasi,kemudian LPPM, ada pusat studi, yang banyak melakukan kejasama dengan pemerintah Riau,  pemko/pemkab, BUMN maupuan swasta. 

Apa yang telah dimiliki Unilak ini merupakan langkah  sangat strategis dalam mewujudkan kerjasama dengan P3AP2KB. Di bidang hukum bisa tentang perlindungan anak, tentang kekerasan terhadap perempuan, dalam bidang ekonomi bisa tentang peningkatan ekonomi UMKM ibu rumah tangga, dalam kependudukan bisa berkaitan kesetaraan gender dan lain lain, sebut Rektor.

Sementara itu, Kepala dinas P3AP2KB, Hidayati menyampaikan bahwa, Kita bersykur dan menyambut baik adanya kerjasama ini. " Kami melihat respon Unilak sangat baik, banyak program yang dapat ditindaklanjuti secara teknis khususnya dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak." ujarnya. 

Disebutkan Hidayati, kami (P3AP2KB) akan merealisasikan perjanjian ini agar betul betul menjadi nyata khususnya dengan LPPM sendiri.

"Saya liat apa yang telah dilakukan Unilak sangat bagus dan cukup nyata, ini menjadi menarik kami (P3AP2KB) agar ilmu - ilmu, program program yang telah dilakukan Unilak dapat dikembangkan melalui dinas, karena dinas juga membawahi 12 kabupaten/kota, banyak perempuan-perempuan yang perlu kita berikan keterampilan untuk meningkatkan pengetahuan hukum, ekonomi, juga perlindungan hukum, disini (unilak) juga punya LBH.  Kedepan jika kita memerlukan bantuan hukum atau kasus - kasus yang tidak bisa diselesaikan dapat meminta bantuan Unilak (LBH)," sebutnya. 

Di jabarkan Hidayati, yang di tuangkan dalam kerjasama ini pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak - anak.  Moga kedepannya apa yang kita niatkan dalam terlasana dan terwujud dengan baik. Di kerjasama ini turut hadir jajaran Kepala bagian di P3AP2KB. (MC Riau/Yan). 

Video

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Peletakan Batu Pertama Sentra Ekonomi Kreatif dan Budaya LAM Riau

Gubernur Corner (14 November 2020)

Berita Terkait

Dalam Catatan BPBD Riau, 3 Daerah di RiauTerpapar Banjir

Selasa, 24 November 2020 | 12:13:07 WIB

BPBD Riau: Banjir di Pelalawan Terus Dipantau

Ahad, 22 November 2020 | 18:34:21 WIB

Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Sabtu, 21 November 2020 | 19:10:26 WIB

Pertama di Riau, Rokok Ilegal Jadi Pupuk

Rabu, 18 November 2020 | 15:09:02 WIB