Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1442 H | 05 Desember 2020
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Jumat (20/11/2020) malam menggelar pelantikan atau Penambalan Penggawa Adat LAMR Masa Bakti 2020-2022 di Balai Adat Melayu Riau, yang mana turut disaksikan oleh Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah Adat Masyarakat Adat Melayu Riau Syamsuar, Kepala Polisi Daerah Provinsi Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efandi.

"Dengan ini secara resmi menambalkan atau melantik pengurus Penggawa Adat LAMR. Kami percaya tuan-tuan, puan-puan, dan encik-encik akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baikinya sesuai dengan tanggung jawab yang diamanatkan, semoga Allah memberikan petunjuk kejalan yang benar," ungkap Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri Al Azhar. 

Datuk Seri Al Azhar menjelaskan, kata Penggawa merupakan berasal dari bahasa Melayu yang di adaptasi dari bahasa Sansekerta. Kata ini banyak sekali digunakan dalam kaitan pada sifat, jabatan dan nama benda. 

"Dalam pengertian sifat dan jabatan, Penggawa dipergunakan untuk pegawai istana yang setara dengan Menteri. Pada konteks ini sebutan Penggawa dilekatkan pada pegawai istana yang mengurus pemerintahan di daerah. Selain itu juga diperuntukkan pada pegawai yang berhubungan dengan hukum dan keamanan negeri," jelasnya.

Kemudian, LAMR dengan mewujudkan sayap atau lembaga bernama Penggawa ini bermaknakan dengan kata Penggawa yaitu, kepada dasar maknanya sebagai penahan, perisai, atau benteng yang melindungi adat dan nilai-nilai adat dari tindakan yang tidak patuh baik dilakukan secar fisik maupun dilakukan seara psikis. 

"Jadi dengan demikian Penggawa yang tadi baru kita lantik bersifat bertahan dan tidak menyerang. Dalam hal ini LAMR terinisisai pada program Polda Riau yaitunya dengan Gerekan Jaga Kampung. Penggawa turtu hadir dengan Jaga Adat serta Jaga Nilai-Nilai Adat dari hal yang tidak patuh, dan itu sejalan dari pada hukum adat yaitu lebih mengedapankan untuk merangkul orang dibandingkan dengan mendepaknya," ujar Al Azhar.

Selain itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Datuk Seri Syahrir Abu Bakar mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Panglima Penggawa Adat LAMR yaitu Datuk Dasril Maskar beserta semua jajarannya.

"Kita berharap dengan lahirnya Penggawa Adat ini, bahwa satu lagi sayap dari pada LAM dapat mendukung LAMR supaya bekerja dengan baik. Saat ini LAMR sudah didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum, dengan lahirnya Penggawa Adat ini bertugas sebagai menegakkan hukum adat yang akan melakukan pengkajian atas hukum adat dan bagaimana hukum adat ini bisa diterapkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (MCR/AQB)

Video

Launching Dan Lelang Batik Bangsa Orang Laut

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia Tahun 2020

Gubernur Riau Pimpin Rakor Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan

Berita Terkait

Pertanian dan Perikanan Mampu Hidupkan Perekonomian

Jumat, 04 Desember 2020 | 22:21:16 WIB

Produksi Magot di Riau Akan Jadi Industri Terbesar di Dunia

Jumat, 04 Desember 2020 | 22:07:10 WIB

Produksi Padi Riau Akan Meningkat 16.66 Persen

Jumat, 04 Desember 2020 | 18:30:18 WIB

Asisten I Setdaprov Riau Hadiri Pelantikan KMDT DPW Riau

Jumat, 04 Desember 2020 | 17:42:08 WIB

Menteri Pertanian Doakan Gubri Cepat Sembuh

Jumat, 04 Desember 2020 | 17:30:14 WIB

310 Siswa SMA/SMK di Riau Terima Beasiswa

Kamis, 03 Desember 2020 | 21:09:14 WIB

Update Covid-19 Riau: Positif 179, Sembuh 161

Kamis, 03 Desember 2020 | 19:06:00 WIB