Selasa, 13 Jumadil Akhir 1442 H | 26 Januari 2021

PEKANBARU - Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan menyambut baik rencana pengurangan libur bersama tersebut. Sebab kata Wildan, libur panjang menjadi ancaman untuk penyebaran Covid-19. Tebukti dari beberapa kali momen libur panjang setelah itu selalu terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang cukup siginifikan.

"Kita sambut baik, karena dampak dari libur panjang itu bisa kita rasakan peningkatan kasusnya, termasuk di Riau," katanya, Kamis (26/11/2020).

Sebagai bentuk antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 saat libur panjang, Wildan kembali mengingat pemerintah daerah bersama tim Satgas dan penegak hukum akan memperhatikan tempat wisata, restoran, pusat perbelanjaan dan cafe-cafe. Sebab saat libur panjang lokasi-lokasi inilah yang kerap terjadi kerumunan dan pengumpulan masa.

"Tempat wisata itu yang paling rawan, termasuk restoran dan rumah makan itu biasa yang paling banyak dikunjungi saat libur panjang," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya kembali mengingatkan kepada pengelola tempat wisata, pusat perbelanjaan, pemilik restoran dan rumah makan agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Tetap 3M itu dijalankan, pengunjung wajib pakai masker, kemudian jaraknya dibuat sedemikian rupa, dan harus disiapkan tempat cuci tangannya," katanya. (MCR/SA)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Anggaran BLK Pekanbaru Naik Jadi Rp90 Miliar Lebih

Selasa, 26 Januari 2021 | 19:53:50 WIB

Waspada, Ini Daerah Rawan Banjir dan Tanah Longsor di Riau

Selasa, 26 Januari 2021 | 19:22:28 WIB