Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021

PEKANBARU - Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan menyambut baik rencana pengurangan libur bersama tersebut. Sebab kata Wildan, libur panjang menjadi ancaman untuk penyebaran Covid-19. Tebukti dari beberapa kali momen libur panjang setelah itu selalu terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang cukup siginifikan.

"Kita sambut baik, karena dampak dari libur panjang itu bisa kita rasakan peningkatan kasusnya, termasuk di Riau," katanya, Kamis (26/11/2020).

Sebagai bentuk antisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 saat libur panjang, Wildan kembali mengingat pemerintah daerah bersama tim Satgas dan penegak hukum akan memperhatikan tempat wisata, restoran, pusat perbelanjaan dan cafe-cafe. Sebab saat libur panjang lokasi-lokasi inilah yang kerap terjadi kerumunan dan pengumpulan masa.

"Tempat wisata itu yang paling rawan, termasuk restoran dan rumah makan itu biasa yang paling banyak dikunjungi saat libur panjang," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya kembali mengingatkan kepada pengelola tempat wisata, pusat perbelanjaan, pemilik restoran dan rumah makan agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Tetap 3M itu dijalankan, pengunjung wajib pakai masker, kemudian jaraknya dibuat sedemikian rupa, dan harus disiapkan tempat cuci tangannya," katanya. (MCR/SA)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Gubernur Riau : Kesuksesan Leani Ratri Bawa Semangat Baru

Ahad, 19 September 2021 | 18:38:14 WIB

Humas Polda Riau dan WPMR Bagikan 250 Paket Sembako

Ahad, 19 September 2021 | 09:46:38 WIB

Pekanbaru dan Dumai Terima Penghargaan TPID Award 2021

Kamis, 16 September 2021 | 14:41:57 WIB