Kamis, 21 Rajab 1442 H | 04 Maret 2021
Syahrial Abdi: Menanam Mangrove untuk Menjaga Kedaulatan Negara

PEKANBARU - Program Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM) yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (DASHL) Indragiri Rokan, mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah. Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi ikut hadir menanam mangrove kelompok budidaya padat jaya di Desa Muntai Barat, Kamis (26/11/2020).

Kehadiran Pj. Bupati Syahrial Abdi tersebut bertujuan ingin melihat langsung situasi dan kondisi yang ada saat ini khususnya di gerbang pesisir yakni masalah abrasi. Dalam sambutannya Abdi mengucapkan terimakasih kepada penggagas KTH Mangrove Ikatan Pemuda Peduli Lingkungan 1 (IPMPL.1) yang menjadi mitra kerja program dari pemerintah pusat ini.

"Kegiatan seperti ini tidak bisa kita laksanakan sendiri harus dibangun sinergi dan kolaborasi, sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan. Program ini juga sesuai dengan Visi Misi Gubri dan Wagubri yakni Riau Hijau, dan kita pastikan program ini akan terlaksana dengan sebaik-baiknya. Ini adalah kedaulatan rakyat, mundur satu meter pantai kita maka semakin mundur juga kedaulatan negara kita," tegas Abdi.

Di Bengkalis, pelaksanaan PKPM dilaksanakan di Desa Pangkalan Pinang, Makeruh, Teluk Lecah, Kembung Luar, Pambang Pesisir, Palkun, Sekodi, Air Putih dan Pakning Asal. Semuanya berada di bawang KPH Bengkalis Pulau selaku pemangku kawasan.

PKPM di Bengkalis memberi pekerjaan bagi sekitar 327 masyarakat yang menjadi anggota kelompok. PKPM merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). KLHK memperluas cakupan kegiatan Padat Karya Penanaman Mangrove (PKM) seluas 15.000 ha di 34 provinsi.

PKM merupakan kegiatan yang benar-benar berorientasi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir, dengan melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH).

Penanaman mangrove tahun 2020 ini dilaksanakan oleh 863 kelompok masyarakat (Pokmas), dan melibatkan lebih dari 30 ribu orang dalam 50 hari kerja, atau bila dihitungkan dengan jumlah hari orang kerja (HOK) akan mencapai lebih dari 1,5 juta HOK. Kegiatan PKM ini, merupakan kegiatan diluar padat karya penanaman yang rutin dilaksanakan oleh KLHK setiap tahun.

Sementara itu melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS) Indragiri Rokan, pelaksanaan program PKM di Provinsi Riau meliputi luasan mencapai 692 ribu ha. Lokasi kegiatan tersebar di 5 Kabupaten, yakni Kabupaten Rokan Hilir (25 ha), Kab.Siak (8 ha), Kabupaten Bengkalis (319 ha), Kab. Kepulauan Meranti (55 ha), dan Kab. Inhil (285 ha).

''Kkegiatan PKPM ini bukan hanya bertujuan untuk pemulihan lingkungan, tapi juga untuk pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi. Di Riau PKPM berhasil menyasar 36 kelompok tani dengan sekitar 1.552 orang anggota. Mereka inilah masyarakat yang mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari program padat karya mangrove,'' kata Kepala BPDASHL Indragiri Rokan KLHK, Ir.Tri Esti Indrarwati. (MCR/RAT)

Video

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Berita Terkait

Foto: Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Senin, 22 Februari 2021 | 19:58:48 WIB

KLHK - PWI Riau Bangun Hutan Komunitas Wartawan

Rabu, 10 Februari 2021 | 18:59:19 WIB

Di Riau HPN 2021 Digelar di Pulau Terluar Dekat Malaysia

Selasa, 09 Februari 2021 | 10:40:16 WIB

Kreatif, Biji Getah Diolah Jadi Produk Unggulan

Ahad, 24 Januari 2021 | 10:40:45 WIB

Bengkalis Terima 1.000 Vial Vaksin Corona

Kamis, 21 Januari 2021 | 08:26:57 WIB

Kisah Penanaman Mangrove KLHK di Batas Negara

Jumat, 11 Desember 2020 | 11:06:54 WIB

Sinkronisasi Program Provinsi, Bappeda Bengkalis Taja FGD

Senin, 07 Desember 2020 | 21:54:19 WIB