Senin, 5 Jumadil Akhir 1442 H | 18 Januari 2021
A generic square placeholder image with rounded corners in a figure.

KAMPAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menggalakkan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau untuk saling bersinergi dan berkolaborasi untuk melakukan gerakan penyediaan pangan di daerah masing-masing.

"Hal ini dilakukan supaya ketersediaan pangan bagi masyarakat serta stabilisasi harga pangan khususnya di Provinsi Riau akibat dampak pandemi Covid-19," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya di PT Bio Cycle Indo Jalan Garuda Sakti Kampar, Jumat (4/12/2020).

Ia mengungkapkan bahwa hal ini diawali dari kesadaran Pemprov Riau terhadap ketersediaan pangan di RIau. Yang mana ada kekhawatiran, ketersediaan pangan hampir tidak mencukupi untuk Provinsi Riau sendiri.

"Artinya dalam hal pangan ini kita masih membutuhkan pasokan pangan dari daerah lain untuk kebutuhan kita di sini," ujarnya.

Maka dari itu Pemprov Riau telah melakukan berbagai upaya dengan gerakan penyedian barang bahan pangan beberapa waktu yang lalu dan yang sangat memuaskan dan membuahkan hasil. 

Diantaranya sebuah gerakan Riau bertani yang telah disepakati bersama 12 kabupaten/kota. Yang mana telah menjadi gerakan bersama dalam upaya peningkatan produksi padi di Riau yaitu melalui peningkatan produktivitas, peningkatan indeks pertanian dan lain sebagainya.

Selain itu juga ada program pengembangan pengawasan pertanian pangan berbasis kepada korporasi, pemanfaatan lahan pemprov Riau yang sudah dimanfaatkan dalam penanamanan jagung dan ubi kayu, tanaman sayur, buah-buahan, dan lainnya.

"Ini dilakukan oleh kelompok tani dan kelompok masyarakat," terangnya.

Terkait pemanfaatan replanting sawit untuk tanaman jagung di Riau, Yan Prana menjelaskan bahwa telah berdiri koperasi tani yang bergerak pada pengembangan jagung maupun penampungan hasilnya.Selain itu juga ada dukungan program jaga kampung dari Polda Riau dan Dukungan Program dari Korem 031/Wira Bima yaitu tentang pelatihan ketahanan pangan.

"Juga ada pengembangan potensi tanaman lokal selain beras yaitu keunggulan Riau olahan pangan lokal berbahan sagu dan berbahan non beras lainnya," pungkasnya. (MCR/sem)

Video

Penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Di Provinsi Riau

Wakil Gubernur Riau Pimpin Rakor Bahas Rencana Vaksin Covid-19 dan Pengetatan Prokes

Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapat Penanganan Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi

Berita Terkait

Pemprov Riau Anggarkan Rp 25 Miliar Untuk Bantuan UMKM

Senin, 18 Januari 2021 | 16:22:49 WIB

Ini Dia Juara Gelanggang Pantun se Riau

Senin, 18 Januari 2021 | 14:00:00 WIB

Pemprov Tunggu Petunjuk Mendagri Usulkan Pj Sekda

Senin, 18 Januari 2021 | 13:45:10 WIB

Begini Cara Lapor Keluhan dan Layanan Listrik Tanpa Pulsa

Senin, 18 Januari 2021 | 12:59:32 WIB

Ikan Cupang Hias Api-Api Aset Berharga Riau

Senin, 18 Januari 2021 | 12:39:49 WIB

Ikan Cupang Jadi Bisnis Baru Dimasa Pandemi Corona

Senin, 18 Januari 2021 | 12:25:51 WIB

208.679 Sampel Swab Telah Diperiksa

Senin, 18 Januari 2021 | 12:05:10 WIB

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Turun

Sabtu, 16 Januari 2021 | 21:48:59 WIB

Pasien Sembuh Bertambah 166, Kasus Baru 96 Orang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:22:33 WIB