Sabtu, 23 Rajab 1442 H | 06 Maret 2021
Kreatif, Mahasiswa KKD STAI Lukman Edy Pekanbaru Ciptakan Produk Jeruk Jelly Khas Teluk Jering

KAMPAR - Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lukman Edy Pekanbaru berhasil menciptakan produk inovasi jeruk jelly khas dari lokasi wisata Pantai Cinta Teluk Jering, Desa Teluk Kenidai, Kabupaten Kampar.

Sedikitnya ada 10 mahasiswa yang melakukan KKD lokasi tersebut, terdiri dari Aldi Eka Saputra, Indra Buana, Junaidi , Cindy Angelina, Muslim Hadi, Niki Kristina, Putra Ramadhan, Reni Wahyudianti. Twutriyana, dan Yoedi Yuhendra. Mereka berhasil membuat olahan jeruk segar menjadi makanan yang bernilai tinggi.

Ketua KKD STAI Lukman Edy di Desa Teluk Kenidai, Aldi menerangkan bahwa Jeruk Jelly Pulau Cinta ini berbahan dasar perasan air jeruk asli dari kebun petani yang ada di desa tersebut.

Ia mengungkapkan, olahan ini juga dikemas secara menarik dengan menggunakan kulit jeruk yang dijual dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan pengunjung wisata Pulau Cinta Teluk Jering.

"Didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yakni Jaidil Kamal dan Asrial Saputra, serta banyak juga dibantu dan didukung penuh oleh tokoh masyarakat Dusun III Teluk Jering - Desa Kenidai, kami bisa memperkenalkan produk Jeruk Jelly Pulau Cinta yang fresh di konsumsi usai berwisata," katanya, Rabu (23/12/20).

Aldi mengatakan, dirinya merasa sangat bersyukur dan bangga atas program KKD tersebut. Menurutnya, kedatangan timnya sangat disambut baik oleh masyarakat dan tentunya kreativitas jeruk jelly tersebut diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.

"Karena kedatangan kami disini bukan hanya diterima untuk menuntut ilmu, tetapi juga produk yang kami buat sangat didukung penuh oleh masyarakat disini, dan saya berharap dengan adanya produk ini, nantinya bisa membantu perekonomian masyarakat disini," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan kelompok inovatif tersebut, Jaidil Kamal juga turut merasa bangga karena Mahasiswa KKD STAI Lukman Edy di Teluk Jering mampu memiliki kreativitas dan inovasi dengan memanfaatkan hasil kebun masyarakat sehingga bisa menciptakan produk olahan makanan berbahan dasar Jeruk.

"Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jeruk Jelly Pulau Cinta menjadi ikon baru di sini. Besar harapan saya, Jeruk Jelly Pulau Cinta ini menjadi branding, dan omset bagi masyarakat tempatan. InshaAllah bermanfa’at bagi masyarakat khususnya di Dusun III Teluk Jering, Desa Teluk Kenidai," ungkapnya.

Kepala Dusun III Teluk Jering, Fauzi menambahkan,  Sampai saat ini pihaknya mendukung penuh pengembangan produk jeruk jelly itu, karena bisa menjadi salah satu produk ikon wisata Pulau Cinta.

"Rasanya enak sangat cocok untuk dinikmati para pecinta kuliner khususnya di Wilayah Riau. Silahkan datang ke Objek Wisata Pulau Cinta Dusun III Teluk Jering, Desa Teluk Kenidai, InshaAllah produk ini sudah tersedia," tutupnya. (MC Riau/IP) 

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

3 Bupati, Sambut Kunker Terakhir Pandam I/BB di Kampar

Jumat, 12 Februari 2021 | 17:32:45 WIB

Pemda Diminta Sungguh-sungguh Dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 06 Februari 2021 | 19:29:26 WIB

Kapolda Riau dan Forkopimda Hadiri Khotimil Quran

Kamis, 04 Februari 2021 | 11:24:29 WIB

Danrem Pimpin Syukuran HUT Ke-62 Yonif 132/BS

Jumat, 22 Januari 2021 | 19:31:17 WIB

Ninik Mamak Kampa Gelar Penabalan Datuk Sama Diraja

Jumat, 22 Januari 2021 | 09:07:57 WIB

Wagubri Ajak Poktan di Riau Tingkatkan Inovasi Pertanian

Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:22:17 WIB

PLN Bantu 83 Juta Rupiah Untuk Pariwisata Kampar

Kamis, 03 Desember 2020 | 20:28:48 WIB

Festival Subayang Lestarikan Alam Melalui Sektor Pariwisata

Senin, 16 November 2020 | 18:52:07 WIB

Riau Gelar Event Wisata Virtual Festival Subayang

Sabtu, 14 November 2020 | 18:03:50 WIB

Kisah Pandai Besi Kampar Berjuang di Tengah Pandemi

Selasa, 10 November 2020 | 20:18:29 WIB