Sabtu, 16 Rajab 1442 H | 27 Februari 2021
Ini Program Utama Untuk Wujudkan ketahanan Pangan di Indonesia

PEKANBARU - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan ada beberapa program utama untuk mewujudkan ketahanan pangan, peningkatan nilai tambah dan ekspor di Indonesia.

Untuk program pertama yaitu meningkatkan kapasitas produksi. Dimana pada tahun 2021 ini akan melakukan peningkatan kapasitas produksi dengan memasuki daerah defisit.

Kedua, diversifikasi pangan lokal. Nantinya setiap provinsi harus ada pangan lokal, tidak hanya beras tapi pangan lainnya harus didukung, antara lain pisang, sagu dan lain-lain.

Selanjutnya, memperbaiki lumbung pangan yang harus ada di desa, di kabupaten, di provinsi dan nasional. Sementara ini, program tersebut telah berjalan.

"Tentunya ini atas dukungan Presiden RI, para menteri dan pihak lainnya," ucapnya, dalam pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) pembangunan pertanian Tahun 2021 di Istana Negara, Senin (11/1/21).

Syahrul Yasin Limpo menambahkan, Kementerian Pertanian juga akan masuk ke dalam sistem pertanian modern dengan melakukan teknik sungkup, mulsa dan rumah tanam. Kemudian untuk strategis selanjutnya adalah ekspor tiga kali lipat.

Program super prioritas pertanian yg selama ini menjadi arahan Presiden RI telah dijalankan, seperti pembangunan lumbung pangan di beberapa provinsi dan pertanian di enam provinsi yang akan berkembang ke provinsi lainnya secara mandiri. Selain itu, perluas area tanam juga dilakukan dengan ekspansi beberapa daerah, kemudian ada 1.000 kampung buah, swasembada gula mulai dilaksanakan di daerah-daerah.

"Tentu ini membutuhkan dukungan yang cukup dari Presiden RI, kami siap di lapangan bapak," ujarnya.

Mentan melanjutkan, 1.000 desa perkebunan rumah tangga juga akan dilaksanakan. Menurutnya, perkebunan rumah tangga tidak harus lahan luas namun setiap rumah bisa dijadikan lahan perkebunan.

"10.000 desa sapi, ini juga mohon petunjuk bapak Presiden RI. Ada program yang tersisa, kami harap mekanisasi dan hilirisasi 2020 sudah bisa masuk dengan mekanisasi hilirisasi lebih baik dan losis bisa turun," tuturnya. (MCR/IP)

Video

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2021

Berita Terkait

Pemakaian Strap Masker Tidak Dianjurkan Satgas Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 | 23:05:12 WIB

Jokowi Ingatkan Daerah Rawan Karhutla Untuk Waspada

Senin, 22 Februari 2021 | 18:26:58 WIB

Menggunakan Masker Yang Benar Cara Ampuh Menangkal Virus

Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:51:36 WIB