Jumat, 22 Rajab 1442 H | 05 Maret 2021
Dosen Fakultas kehutanan Unilak Beri Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Buluh China Kampar

PEKANBARU - Diawal tahun 2021 dosen Universitas Lancang Kuning (Unilak) kembali melanjutkan kepedulian kepada masyarakat disaat Pandemi Corona. Kepedulian dilakukan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata Buluh Cina Kabupaten Kampar Riau berbasis lingkungan tersebut, dilaksanakan pada, Rabu 13 Januari lalu. Melibatkan sejumlah dosen yang berasal dari fakultas kehutanan yaitu Hadinoto, S.Hut, M.Si, Dodi Sukma, S.Hut, M.Si, Eni Suhesti, S.Hut, M.Si, dengan melibatkan m asyarakat desa Buluh Cina.

Menurut dosen Fakultas kehutanan Unilak, Dodi ketika dihubungi, Jumat,(15/01/2021) menyebutkan, tujuan kegiatan yaitu peningkatan pengetahuan tentang manajemen pengelolaan desa wisata, peningkatan pengetahuan dengan cara memberikan penyuluhan serta melakukan pendampingan, agar masyarakat paham dalam pengelolaan desa wisata dan memberikan menyuluhan tentang kebersihan tempat wisata serta menjaga pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman di tempat wisata.

Kepada mediacenter.riau.go.id, Dodi menjelaskan, materi yang diberikan dengan memberikan penyuluhan pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman di tempat wisata. Disebutkan Dodi, dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, lingkungan hidup didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya. Di mana semua hal memengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup terdiri dari tiga komponen yaitu lingkungan alam, lingkungan buatan, dan lingkungan sosial.

"Ketiga komponen tersebut berperan penting dalam hal pemenuhan kebutuhan manusia. Akan tetapi, kebutuhan manusia yang tidak ada habisnya seringkali membuat manusia bertindak berlebihan. Artinya, mengeksploitasi lingkungan sebesar-besarnya demi memenuhi kebutuhan hidup. Untuk itu perlu dilakukan sebuah penyuluhan terkait pelestarian lingkungan di masyarakat khususnya di tempat desa wisata". Ujar Dodi, dosen yang juga aktif menjadi narasumber pada kegiatan pariwisata. 

Dodi menjelaskan manfaat pelatihan ini adalah Peningkatan pengetahuan dengan cara memberikan penyuluhan serta melakukan pendampingan, agar masyarakat paham dalam pengelolaan desa wisata.

"Desa wisata menjadi tren yang tengah diminati wisatawan lokal maupun mancanegara, khususnya wisatawan milenial. peluang pengembangan Desa wisata semakin besar, dengan adanya dana desa yang dapat diperuntukan untuk pengembangan desa wisata," ungkapnya. 

Dijabarkan Dodi, dimasa pandemi Corona ini Pengembangan desa wisata, menjadi stimulus positif pertumbuhan perekonomian dan ini akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa melalui pariwisata, sehingga pariwisata menjadi cara cepat membangun perekonomian desa.

Dengan menggunakan konsep desa wisata berarti kita memulai membangkitakan perekonomian dari desa sehingga perekonomian bisa merata sekaligus menjadi alat pemerataan pembangunan. Artinya masyarakta desa dapat didorong sebagai pelaku dan bukan penontin. Karena desa wista mampu mendatangkan ribuan orang, menggerakkan ekonomi rakyar secara langsung. Dengan deswa wisata berarti mendorong tingkat perekonomian desa semakin cepat. Sebut Dodi. (MC Riau/Yan)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

3 Bupati, Sambut Kunker Terakhir Pandam I/BB di Kampar

Jumat, 12 Februari 2021 | 17:32:45 WIB

Pemda Diminta Sungguh-sungguh Dalam Pembangunan Daerah

Sabtu, 06 Februari 2021 | 19:29:26 WIB

Kapolda Riau dan Forkopimda Hadiri Khotimil Quran

Kamis, 04 Februari 2021 | 11:24:29 WIB

Danrem Pimpin Syukuran HUT Ke-62 Yonif 132/BS

Jumat, 22 Januari 2021 | 19:31:17 WIB

Ninik Mamak Kampa Gelar Penabalan Datuk Sama Diraja

Jumat, 22 Januari 2021 | 09:07:57 WIB

Wagubri Ajak Poktan di Riau Tingkatkan Inovasi Pertanian

Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:22:17 WIB

PLN Bantu 83 Juta Rupiah Untuk Pariwisata Kampar

Kamis, 03 Desember 2020 | 20:28:48 WIB

Festival Subayang Lestarikan Alam Melalui Sektor Pariwisata

Senin, 16 November 2020 | 18:52:07 WIB

Riau Gelar Event Wisata Virtual Festival Subayang

Sabtu, 14 November 2020 | 18:03:50 WIB

Kisah Pandai Besi Kampar Berjuang di Tengah Pandemi

Selasa, 10 November 2020 | 20:18:29 WIB