Sabtu, 16 Rajab 1442 H | 27 Februari 2021
Bisnis Model Kemitraan Harus Menemukan Pola Relasi Saling Menguntungkan

PEKANBARU - Presiden RI, Joko Widodo menyebutkan bahwa bisnis model kemitraan ini harus terus dilembagakan dan harus menemukan pola relasi yang saling menguntungkan antara perusahaan besar dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga tidak ada yang dirugikan dari kerja sama tersebut.

Pihaknya akan terus memantau pelaksanaan kolaborasi tersebut. Ia juga mengingatkan perusahaan besar untuk tidak hanya mementingkan perusahaan dan dirinya sendiri.

"Tolong dilihat lingkungannya, ada usaha kecil mikro tolong dilibatkan. Sehingga akan mengangkat usaha itu menjadi naik kelas," katanya, dalam acara penandatanganan komitmen PMA dan PMDN dengan UMKM di Istana Negara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Negara, Senin (18/1/2021)

Jokowi menambahkan, pemerintah akan terus berupaya membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM ini menguntungkan kedua belah pihak dengan harapan terus berkembang. Ia juga mengapresiasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), meskipun di tengah Covid19 namun terus berupaya mempermudah perizinan, melayani investasi, membuka lapangan kerja dan berkontribusi pada naiknya kelas UMKM di Indonesia.

"Saya mengapresiasi dan menghargai upaya BKPM," ujarnya.

Jokowi mengatakan, kemitraan UMKM dengan perusahaan besar ini sangatlah penting, agar UMKM Bisa masuk dalam rantai produksi global dan meningkatkan peluang UMKM agar bisa naik kelas.

Ia mengungkapkan, Undang-undang Cipta kerja telah diundangkan dan peraturan turunannya juga akan segera diterbitkan dan sudah ada yang selesai dan yang lain segera menyusul, untuk terus meningkatkan kemudahan berusaha dan kemitraan strategis antara perusahaan besar dan UMKM akan terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing di pasar global.

"Artinya apa, kualitas produknya menjadi lebih baik, desiannya menjadi lebih baik, manajemen nya menjadi lebih baik karena bisa belajar dari perusahaan besar baik itu besar dalam negeri maupun perusahaan asing menuju sebuah pertumbuhan yang inklusif, pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, pemerataan ekonomi, tujuannya kesana," jelasnya. (MCR/IP)

Video

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Pisah Sambut Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau

Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Tahun 2021

Berita Terkait

Pemakaian Strap Masker Tidak Dianjurkan Satgas Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 | 23:05:12 WIB

Jokowi Ingatkan Daerah Rawan Karhutla Untuk Waspada

Senin, 22 Februari 2021 | 18:26:58 WIB

Menggunakan Masker Yang Benar Cara Ampuh Menangkal Virus

Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:51:36 WIB