Kamis, 22 Rabiul Awwal 1443 H | 28 Oktober 2021
Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau di Triwulan IV 2020 Dekati Arah Positif

PEKANBARU - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimis pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau pada triwulan IV 2020 akan mendekati arah positif, setelah sebelumnya sempat terkontraksi akibat adanya pandemi Covid-19.

Hal itu, disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Sudarsono dalam acara media meeting di Pekanbaru, Senin (18/1/2021).

Sudarsono menuturkan, dengan adanya krisis akibat pandemi Covid-19 saat ini, pertumbuhan ekonomi yang awalnya optimis, mulai terjadi penurunan. Hal ini, dilihat dari perbandingan pergerakan grafik pada tahun 2019 dan tahun 2020.

"Triwulan IV 2019 secara nasional masih tumbuh 4,97 persen, dan di Riau kami catat tumbuh 2,91 persen. Rata-rata per tahun dari 2019, kalau nasional di atas 0,3 persen. Riau 2,38 persen," ujarnya.

Sementara pada akhir triwulan I 2020, dia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi mulai mengalami penurunan. Menyusul merebaknya penyebaran Covid-19, pertumbuhan ekonomi nasional langsung anjlok ke angka 2,7 persen. 

"Riau ikut turun, walau tidak sedalam nasional. Tapi terjadi kontraksi di angka 2,24 persen," terangnya.

Kemudian, dengan adanya kebijakan pembatasan sosial yang ditetapkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, Sudarsono menyebut pertumbuhan ekonomi kembali mengalami kontraksi yang luar biasa pada triwulan II 2020.

"Nasional itu minus 5,32 persen. Alhamdulillah Riau masih tidak sedalam nasional. Pertumbuhan ekonominya minus 3,22 persen," bebernya.

"emudian triwulan III 2020, seiring terjadi kelonggaran aktivitas sosial ekonomi masyarakat, adanya upaya-upaya akselerasi melalui belanja pemerintah dan skema PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang digelontorkan oleh pemerintah. Alhamdulillah kontraksi bisa agak sedikit dikurangi.

Dikatakannya pada triwulan III 2020 lalu, pihaknya mencatat pertumbuhan ekonomi secara perlahan mulai merangkak naik. Meski ada di angka minus 1,67 persen.

"Triwulan IV bagaimana, nah ini kita masih tunggu rilis resmi dari BPS yang akan terbit pada Februari (2021) nanti. Tapi kami di Kemenkeu optimis. Untuk Riau, ini kan sudah minus 1,67 persen. Kemungkinan besar sudah akan mendekati positif. Kalaupun berkonsentrasi, nilainya semakin mengecil," tuturnya. (MCR/ger)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Sah! Pemeriksaan Tes PCR di Riau Rp300 Ribu

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:37:38 WIB

Sekda Riau Minta OPD Gesa Realisasi APBD 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:54:08 WIB

Tim BKSDA Temukan Gajah Liar, Sakit Tidak Selera Makan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:51:32 WIB

Gandeng BNNP Riau, AKABRI 90 Taja Vaksinasi dan Baksos

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:13:27 WIB

Harga CPO Melesat Naik Tajam

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:00:16 WIB

Pasien Sembuh dari COVID-19 di Riau Capai 96,6 Persen

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:37:58 WIB

Pinang Kering di Riau Menanjak Lagi, Segini Harganya

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:40:46 WIB

Evaluasi APBD P 2021 Pemprov Riau Masih di Kemendagri

Ahad, 24 Oktober 2021 | 14:03:16 WIB

Realisasi Dana Desa di Riau Capai Rp974,04 Miliar

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:40:58 WIB