Sabtu, 3 Jumadil Awwal 1444 H | 26 November 2022

PEKANBARU - Asisten I Setdaprov Riau, Jenri Salmon Ginting mengatakan bahwa pembangunan harus disusun berdasarkan lima pilar kependudukan, yaitu pilar pengendalian kualitas penduduk, pilar peningkatan kualitas penduduk, pilar pembangunan keluarga, pilar pengarahan mobilitas dan persebaran penduduk serta pilar administrasi kependudukan.

Ia menerangkan, lima pilar tersebut bertujuan untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk seimbang dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas penduduk melalui peningkatan kesehatan, pendidikan dan ekonomi, mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan melalui pengelolaan kualitas penduduk yang berkaitan dengan jumlah struktur atau komposisi, pertumbuhan serta sebaran penduduk.

Kemudian mewujudkan keluarga yang berketahanan sejahtera, sehat maju mandiri dan harmonis yang berkeadilan dan berkesetaraan gender serta mampu merencanakan sumber daya keluarga. Mewujudkan data dan informasi kependudukan yang akurat valid dan dapat dipercaya serta terintegrasi melalui pengembangan sistem informasi data kependudukan.

"Lima pilar ini juga sebagai pedoman acuan bagi pemangku kepentingan dan kebijakan dalam perencanaan pembangunan di daerah," katanya dalam acara konsultasi publik GDPK Provinsi Riau di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (8/2/21).

Jenri menuturkan, GDPK dengan lima pilar ini menjadi sangat penting sebagai alat bantu dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di bidang kependudukan, agar arah tidak melenceng dari garis yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembangunan.

"Serta sebagai arah bagi kita, kebijakan harus sejalan dalam RPJMD dan rencana strategis dan rencana kerja," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, GDPK merupakan arah kebijakan yang dituangkan dalam program lima tahunan program pembangunan di Indonesia untuk mewujudkan target pembangunan kependudukan sesuai dengan Perpres Nomor 153 tahun 2014. Adapun Perpres ini tentang GDPK memberikan amanat kepada setiap wilayah hingga kabupaten kota dapat menyusun sesuai rancangan induk untuk merekayasa dinamika pembangunan.

Ia menuturkan, adapun visi GDPK Provinsi Riau adalah terwujudnya penduduk yang berkualitas sebagai modal pembangunan provinsi Riau yang mandiri maju adil dan sejahtera, sehingga penekanan visi pada pembangunan kualitas penduduk adalah jawaban kunci untuk meraih bonus demografi dapat dimanfaatkan sebagai modal dasar pembangunan.

"Kami mengharapkan bahwa dokumen GDPK dapat benar-benar dimanfaatkan sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan daerah Riau khususnya rencana pembangunan kependudukan," tuturnya. (MCR/IP)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubri Serahkan Wakaf Uang Pemprov Riau Kepada 10 Madrasah

Jumat, 25 November 2022 | 19:41:04 WIB

Cek Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Riau Hari Ini

Kamis, 24 November 2022 | 09:27:43 WIB

Gubri: Kami Sangat Mensupport Investasi

Rabu, 23 November 2022 | 16:46:49 WIB

Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Hujan Merata Seharian

Rabu, 23 November 2022 | 13:49:18 WIB

Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 74 Orang

Rabu, 23 November 2022 | 11:52:02 WIB