Senin, 20 Safar 1443 H | 27 September 2021
Vaksinasi Tahap Kedua Untuk Petugas Publik dan Lansia Berdasarkan Rekomendasi WHO

PEKANBARU - Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa tahapan kedua pelaksanaan vaksinasi setelah tenaga kesehatan (nakes) berikutnya petugas publik dan lanjut usia (lansia). Tahapan tersebut berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan Indonesia and Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Ia menyebutkan pelaksanaan pada tahapan kedua dimulai pada hari ini (Senin, 22/02/2021). Dimana sebelumnya vaksinasi tahap pertama sebanyak 1,46 juta petugas kesehatan di seluruh 34 provinsi telah selesai dilakukan, sehingga pelaksanaan imunisasi kepada petugas publik dan lansia dapat dilakukan.

"Kita akan masuk ketahap kedua dari vaksinasi tahap pertama petugas kesehatan tadinya direncanakan akan selesaikan di bulan februari, Alhamdulillah bisa maju satu minggu sehingga mempercepat penyuntikan kepada 16,9 juta petugas publik dan 21,5 juta lansia," katanya dalam rapat rutin penanganan vaksinasi secara virtual, Senin (22/02/2021).

Ia mengungkapkan petugas publik itu adalah orang-orang yang pekerjaan sehari-harinya bertemu dengan masyarakat banyak dan para lansia yang usianya di atas 60 tahun yang dibuat berdasarkan basis resikonya dari masing-masing tahapan.

"Nakes dimasukkan dalam tahapan pertama karena resiko terpapar yang paling tinggi, dan harus berhadapan dengan virus ini setiap harinya, serta kelompok dalam konsentrasi yang tinggi," tutur Menkes ini.

Kemudian berdasarkan tahapan kedua berdasarkan WHO yaitu lansia karena jika kelompok lansia ini terpapar Covid-19 resiko fatal atau resiko kematiannya paling tinggi. Begitu juga dengan petugas publik seperti Babinsa, Babinkantibmas, pedagang pasar, sopir dan lainnya sehingga resikonya lebih tinggi, untuk itulah perlu segera dilakukan vaksinasi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, golongan lansia termasuk yang harus dilindungi terlebih dahulu. Berdasarkan data di Indonesia, dari 1 juta lebih yang telah terpapar Covid-19, lansia hanya 10 persen. Namun jika dilihat dari kasus kematiannya dari terpapar Covid-19, sekitar 50 persennya adalah dari golongan lansia.

"Sehingga perlu memberikan prioritas kepada lansia seperti nakes mereka juga kelompok yang berisiko tinggi," jelasnya.

Untuk itu pada tahapan kedua ini total keseluruhan antara petugas publik dan lansia berjumlah 38 juta orang, sehingga membutuhkan sekitar 76 dosis vaksin. Pihaknya sendiri menyatakan, rencana awal pelaksanaan tahapan kedua ini pada Maret-April mendatang yang akan dilakukan secara bertahap.

"Sehingga pelaksanaan tahapan kedua dapat mulai hingga bulan Juni tanpa menunda wave 2," tuturnya. (MCR/DW)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Masa Peralihan Musim

Kamis, 23 September 2021 | 06:28:25 WIB

Pemerintah Komitmen Penuh Berantas Mafia Tanah

Rabu, 22 September 2021 | 17:17:02 WIB

2 Kunci Utama Hidup Damai bersama COVID-19

Senin, 20 September 2021 | 19:41:35 WIB

KKP punya Logo Baru, Ini dia Penampakan dan Filosofinya

Sabtu, 18 September 2021 | 13:22:25 WIB