Ahad, 24 Rajab 1442 H | 07 Maret 2021
Ketua Komisi IV DPRD Riau Apresiasi Gubernur Syamsuar Soal Siaga Darurat Karhutla
Ketua komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menetapkan status siaga darurat kabakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau tahun 2021, terhitung mulai 15 Februari sampai dengan 31 Oktober 2021.

Langkah cepat Gubernur Riau Syamsuar yang menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla guna mencegah karhutla dan kabut asap sejak dini tersebut, mendapat apresiasi dan dukungan dari anggota DPRD Provinsi Riau.

Ketua komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan mengatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi langkah Pemerintah provinsi Riau itu sebagai upaya Gubernur Riau Syamsuar dalam melindungi masyarakat Riau dari ancaman Karhutla yang terus menjadi langganan kabut asap.

"Persoalan kebakaran hutan dan lahan memang selalu menghantui masyarakat Riau. Tetapi alhamdulillah tahun 2020 bisa dikatakan tidak ada karhutla di Riau. Tren ini harus kita lanjutkan agar jangan sampai terjadi karhutla di daerah ini. Oleh sebab itu kita mendukung langkah Gubernur Riau Syamsuar menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla lebih awal," jelas Parisman, Selas (23/2/2021).

Politikus Partai Golkar dari daerah pemilihan Pekanbaru itu berharap agar semua stakeholder terkait, bisa bekerjasama dengan masayarakat, karena bagaimanapun masyarakat adalah ujung tombak dari upaya pencegahan tersebut.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sejak tanggal 15 Februari - 31 Oktober 2021 mendatang.

Apresiasi tersebut disampaikan Jokowi dalam pengarahannya kepada peserta Rapat Koordinasi (Rakornas) pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2021 di Istana Negara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (22/2/2021).

"Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla ini bagus, bersiap-siap. Jangan sampai nanti administrasi dan payung hukumnya belum siap, kebakarannya membesar. Mau melakukan sesuatu tidak ada payung hukumnya," ujarnya.

Di lain pihak, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah melakukan antisipasi Karhutla. Bahkan Riau diapresiasi oleh Presiden dengan gerak cepat telah melakukan status siaga darurat Karhutla di awal waktu.

Wagubri menuturkan, awalnya penetapan Siaga Karhutla ini karena sudah ada dua kabupaten yang melaksanakan siaga darurat dan dilanjutkan dengan enam kabupaten lainnya.(MC Riau/JS)

Video

Gubernur Riau Hadiri Peletakan Batu Pemecah Gelombang Kearifan Lokal Di Pantai Wisata Raja Kecik

Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2021

Terimakasih Pemerintah Provinsi Riau (Bapak.Gubernur Riau :Drs.H.Syamsuar,M.Si)

Berita Terkait

229.987 Spesimen Swab Telah Diperiksa Selama Pandemi

Jumat, 05 Maret 2021 | 20:21:32 WIB

Kelompok Tani Peduli Api Bantu Pencegahan Karhutla

Jumat, 05 Maret 2021 | 15:29:14 WIB

Pemerintah Berencana Kembali Rekrut ASN Tahun Ini

Jumat, 05 Maret 2021 | 13:31:44 WIB

Tindaklanjuti "Food Estate" Kementan Segera ke Riau

Kamis, 04 Maret 2021 | 17:25:29 WIB

Gubri Telah Usulkan Food Estate Kementan RI

Kamis, 04 Maret 2021 | 17:22:45 WIB