Senin, 20 Safar 1443 H | 27 September 2021
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli

PEKANBARU - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli mengungkapkan, tahun 2021 ini Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat jatah replanting (peremajaan) tanaman kelapa seluas 200 hektar.

Dari luasan tersebut, 100 hektar di antaranya merupakan program bantuan peremajaan tanaman kelapa lewat APBN, dan 100 hektar lainnya bersumber dari APBD.

"Program untuk replanting kelapa tahun ini ada 200 hektar, 100 hektar dari APBD, 100 hektar lagi dari APBN," kata Zulfadli, Minggu (28/2/2021) di Pekanbaru. 

Dia mengatakan, saat ini potensi perkebunan untuk komoditi kelapa di Inhil tercatat menjadi yang paling tinggi di Indonesia, dengan luas sekitar 400 ribu hektare. Hanya saja, dari potensi itu luas perkebunan dan produktivitas tanaman tersebut terus mengalami penurunan. 

"Sekarang kelapa itu luasannya berkurang terus. Sudah dibawah 400 ribu hektare. Pertama mungkin karena tidak produktif, dan karena petani beralih ke komoditi sawit," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, dari survei yang dilakukan pihaknya, perkebunan kelapa milik petani di Inhil juga masih banyak yang masuk dalam kawasan hutan. Hal ini pun menjadi kendala dalam pelaksanaan program replanting. (MCR/ger)

Video

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Berita Terkait

Konflik Gajah dan Warga di Inhil, Ini kata BBKSDA Riau

Jumat, 27 Agustus 2021 | 16:28:02 WIB

Harimau Sumatera Muncul di Wilayah Indragiri Hilir

Senin, 19 Juli 2021 | 21:20:03 WIB

UPT KPH Mandah Ujung Tombak Pelestarian Alam

Rabu, 14 Juli 2021 | 11:49:45 WIB