Selasa, 21 Safar 1443 H | 28 September 2021

DUMAI - Selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai, Riau, menyerukan agar rumah makan dan restoran serta sejenisnya yang beragama Islam untuk dapat menutup usaha pada siang hari, dan non muslim boleh membuka usaha asal mamajang spanduk bertuliskan Non Muslim.

"Ini kita lakukan demi menghormati umat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Hendaknya seruan ini dapat dijalankan seluruh pihak agar kita bisa menjaga lingkungan dan kekhusukan orang muslim yang beribadah," kata Walikota Dumai Khairul Anwar, Jumat (27/6).

Walkot menjelaskan, hasil keputusan bersama Pemkot Dumai dengan forum musyawarah pimpinan daerah serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam setempat menyerukan juga agar seluruh usaha hiburan, yaitu, diskotik, karaoke, pub, panti pijat dan permainan bilyard ditutup sebulan penuh Ramadan.

Selain itu, usaha hiburan anak-anak dapat dibuka pada siang hari di bulan Ramadan dan ditutup pada pukul 17.00 WIB, namun bagi Warung internet (Warnet) agar tidak membuka usahanya pada malam hari.

"Seruan ini akan diambil tindakan tegas oleh aparat penegak hukum, yaitu kepolisian, kejaksaaan dan Satpol PP jika tidak diindahkan dan ada pelanggaran," ungkapnya.

Kepada masyarakat luas, diminta agar tidak makan, minum, merokok di tempat umum pada siang hari di bulan Ramadan, serta berpakaian sopan sebagai bentuk penghargaan kepada umat muslim yang tengah melaksanakan puasa.

Selain itu, demi menjaga ketenangan dan kenyamanan umat muslim yang beribadah puasa, diserukan agar tidak menimbulkan suara kegaduhan, seperti membunyikan mercon atau petasan pada waktu pelaksanaan shalat tarawih atau malam bulan Ramadan.

"Para pedagang musiman kita serukan juga agar tidak menyediakan mercon atau petasan selama bulan suci Ramadan agar tercipta suasana yang tenang dan khusuk bagi orang berpuasa," harapnya.

Khusus bagi warga non muslim, pemerintah menyerukan agar menghormati umat Islam yang sedang berpuasa serta ibadah lainnya selama bulan suci Ramadan dengan menjauhi perkataan, perbuatan serta tingkah laku yang dapat menyinggung perasaan.

"Sambutlah bulan suci Ramadan dengan rasa gembira dan syukur kepada ALLAH SWT, serta niat untuk membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan. Laksanakan puasa dan seluruh ibadah wajib maupun sunnah berdasarkan iman dan taqwa demi terwujudnya pribadi yang baik dan berkualitas," ungkapnya.

Dia melanjutkan, seluruh pengurus mesjid dan musalla agar dapat menghidupkan shalat berjama’ah dan tarawih di bulan suci Ramadan dengan penuh syi’ar dan persatuan umat, serta mendukung kegiatan tadarus dengan pengunaan sound system yang bertanggungjawab.

Kemudian, bagi remaja mesjid maupun musalla untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan ibadah guna semaraknya syiar Islam dan pembinaan generasi muda serta memperhatikan keamanan kenderaaan jemaah selama beribadah. (MC Riau/ar)

Video

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita Terkait

Wagubri Hadiri Penanaman Mangrove Serentak di Dumai

Kamis, 23 September 2021 | 12:37:15 WIB

Menteri ATR/BPN Pesan Masyarakat Jangan Gunakan Jasa Pinjol

Kamis, 02 September 2021 | 21:10:39 WIB