Kamis, 22 Rabiul Awwal 1443 H | 28 Oktober 2021
Ini Lima Langkah Strategis Jaga Inflasi di Tahun 2021 

PEKANBARU - Deputi I Kemenko Perekonomian sekaligus Kepala Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Iskandar Simorangkir menyebutkan bahwa Pemerintah dan Bank Indonesia menyepakati lima langkah strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi di tahun 2021. 

Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) yang digelar secara daring beberapa waktu lalu. 

Langkah strategis tersebut yakni pertama seluruh TPID bisa menjaga inflasi dalam kisaran 3.0 persen-5.0 persen. Poin ini, kata Iskandar dapat dilakukan dengan cara memperkuat 4 pilar yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif di masa pandemi Covid-19. 

"Kemudian kita juga menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)," katanya saat membuka Sosialisasi Kriteria Evaluasi Kinerja TPID Thn 2020 (Award 2021) secara virtual, Kamis (4/3/21). 

Kedua, memperkuat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah melalui penyelenggaraan Rakornas Pengendalian Inflasi 2021 dengan tema "mendorong peningkatan peran UMKM pangan melalui optimalisasi digitalisasi untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas harga pangan. 

Ketiga, memperkuat sinergi antar Kementerian/Lembaga dengan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda). Keempat, memperkuat ketahanan pangan dan antisipasi dampak banjir. 

"Dalam hal ini kita harus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan produksi, antara lain melalui program food estate, serta menjaga kelancaran distribusi melalui optimalisasi infrastruktur dan upaya penanganan dampak bencana alam," jelasnya. 

Kelima, menjaga cadangan beras pemerintah dalam rangka program Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) untuk mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Dalam kesempatan itu, Iskandar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam mengeksekusi program kerja, dengan begitu ia melihat inflasi Indonesia mulai terkendali dan rendah. 

"Capaian itu tentunya tidak terlepas dari upaya pemerintah di daerah dalam pengendalian inflasi karena kita sadari banyak sekali faktor penyebab terjadinya inflasi ini mulai dari gangguan distribusi hingga pasokan di daerah," pungkasnya. (MCR/NV)

Info Lainnya

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Pelepasan Merdeka Ekspor Komoditi Pertanian oleh Presiden RI secara

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Hari Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:12:51 WIB

Indonesia Kembali Kedatangan 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:11:47 WIB

Harga Tes PCR Turun Rp300 Ribu, Berlaku untuk 3 Hari

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:13:25 WIB

Presiden Minta Percepatan Vaksinasi di Luar Jawa-Bali

Senin, 25 Oktober 2021 | 21:08:03 WIB

PTM Terbatas Dimulai, Jokowi: Perlu Manajemen Pengawasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:24:33 WIB

Wakil Presiden Berikan Tips Pencegahan Osteoporosis

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:39:21 WIB