Ahad, 7 Ramadhan 1442 H | 18 April 2021
Sistem Lapor Cepat Dalam Pencegahan Karhutla Sangat Penting

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menyampaikan bahwa ia ingin memberikan penekanan dari arahan Presiden terkait pengendalian dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Ia menyebutkan, dari arahan Presiden tersebut semua arahan itu ujungnya adalah bagaimana tidak terjadi keterlambatan dalam penanganannya, yakni dengan melakukan sistem lapor cepat terhadap pencegahan Karhutla sangatlah penting.

Menurutnya, karena sistem gerak cepat yang dilakukan Satgas Karhutla Riau ketika menetapkan status siaga darurat Karhutla 2021 mendapat apresiasi langsung dari Presiden Jokowi, karena kecepatan menjadi penekanannya.

"Kecepatan itu menjadi penekan beliau (Presiden RI)," katanya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Kabupaten/Kota se Riau terkait pengendalian Karhutla di Provinsi Riau secara virtual, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (8/3/21).

Wagubri menuturkan, keberhasilan Riau dalam penanganan Karhutla pada tahun 2020 lalu sangat dipengaruhi oleh adanya Dasbor Lancang Kuning yang sangat membantu melaksanakan tugas dalam menangani Karhutla.

"Jadi yang bisa diidentifikasi oleh Dasbor Lancang Kuning segera ditinjau, kemudian sistem lapor cepat dan tanggap daruratan menjadi sangat pokok," tuturnya.

Kemudian ia menerangkan, Gubernur Riau juga menyampaikan upaya lain yang dilakukan oleh Pemprov Riau untuk memperkecil keinginan pihak manapun untuk melakukan pembakaran dalam membuka lahan yakni dengan menyediakan 12 alat berat.

Selain alat berat itu digunakan untuk masyarakat yang diprioritas yang betul-betul tidak mampu, menurutnya alat tersebut juga bisa digunakan untuk membuat embung, karena embung ini sangat penting untuk ketersediaan air.

"Ada beberapa keluhan di daerah kesulitan mendapatkan air, jadi air ini pokoknya harus tersedia di tempat yang sering Karhutla. Hendaknya di tempat tersebut disediakan embung dengan memanfaatkan lahan yang ada, sehingga pada saat terjadi kebakaran lagi kita tidak kesulitan mendapatkan air karena sudah tersedia air," ujarnya. 

Edy Nasution menambahkan, ia juga meminta ketersediaan tabung oksigen di lapangan terutama di daerah yang rawan Karhutla. Ia juga menekankan jangan sampai petugas di lapangan kekurangan oksigen dalam proses memadamkan api.

"Semua permasalahan bisa diatasi apabila semua pihak memiliki kesamaan cara pandang dan keinginan untuk bersama mengatasi Karhutla, sehingga apa yang diharapkan Presiden dapat terlaksana," ucapnya. (MCR/IP)

Video

Gubernur Riau Melantik Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Wantikda) Provinsi Riau

Pelantikan Penjabat Bupati Indragiri Hulu

Gubernur Riau Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

Berita Terkait

Tim Pansel Komut PT BRK Bahas Persyaratan Calon

Jumat, 16 April 2021 | 14:19:58 WIB

Dewan Ingatkan, THR Karyawan Wajib Bayarkan Penuh

Kamis, 15 April 2021 | 17:26:05 WIB

Pemprov Riau Telah Siapkan Pergub Renaksi Riau Hijau

Kamis, 15 April 2021 | 17:06:36 WIB

Nilai Ekspor Riau Naik 61,71 Persen

Kamis, 15 April 2021 | 16:53:30 WIB