Jumat, 10 Safar 1443 H | 17 September 2021
Dispar Riau Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Kepada Pelaku Pariwisata

PEKANBARU - Sebanyak 60 orang pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Pekanbaru, Riau, telah mengikuti vaksinasi COVID-19. Hal ini ditujukan untuk memutus mata rantai penularan virus corona di tengah masyarakat, sekaligus membantu memulihkan sektor Parekraf. 

Dinas Pariwisata provinsi Riau memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, dosis pertama yang dilakukan kepada pekerja/pelaku Parekraf. Dilaksanakan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, pada Kamis (18/3/2021). Dibagi dalam dua sesi yakni, sesi pertama mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB dan sesi kedua mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. 

Sejak pukul 07.30 WIB para peserta vaksinasi telah tiba. Kemudian, melakukan registrasi, cek kesehatan dan skrining. Setelah itu, dilanjutkan vaksinasi oleh petugas medis RSJ Tampan. 

Kepala Dinas Pariwisata provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan, pemerintah telah menentukan kelompok prioritas bagi penerima vaksin COVID-19. Sejumlah kelompok prioritas penerima vaksin pada gelombang kedua pelaku Parekraf termasuk di dalamnya.

"Kelompok masyarakat yang masuk dalam prioritas vaksinasi tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rentan terpapar virus COVID-19, termasuk pelaku sektor Parekraf," kata Roni Rakhmat, Kamis (18/3/2021) di Pekanbaru. 

Roni mengimbau, bagi pelaku Parekraf yang sudah divaksinasi, agar selalu bisa tetap disiplin jalankan protokol kesehatan, hal ini untuk melindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Riau, Julfiyanto mengatakan, bahwa program vaksinasi COVID-19 yang dilakukan pemerintah cukup baik memberikan dampak positif kepada sektor pariwisata. 

Julfiyanto menyebutkan sejak program vaksinasi dilaksanakan, sektor pariwisata di Riau mulai tumbuh kembali. Dijelaskannya, bahwa saat ini sudah ada sejumlah wisatawan dari luar Riau yang datang melancong ke daerah yang memiliki tagline atau slogan "Riau The Homeland of Melayu" itu. 

"Program vaksinasi kepada pelaku sektor pariwisata ini sangat baik. Tentunya bisa memberikan keamanan bekerja bagi pelakunya dan wisatawan yang dilayani. Saya harap jumlah pelaku pariwisata yang divaksinasi bisa ditambah lagi, karena masih banyak lagi yang belum mendapatkan vaksinasi," kata Julfiyanto, usai melaksanakan vaksinasi COVID-19, Kamis (18/3/2021) di RSJ Tampan Pekanbaru. 

"Sejak pemerintah melaksanakan program vaksinasi, Alhamdulillah saat ini sudah ada wisatawan dari luar Pekanbaru yang mulai datang. Jumlahnya memang belum banyak. Dalam satu rombongan atau kelompok hanya 5 orang," ungkapnya. 

Sementara itu, peserta  vaksinasi lainya, Parlindungan Ravelino menuturkan, bahwa dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan bisa  membangkitkan sektor Parekraf di Indonesia dan Pekanbaru, Riau khususnya. 

"Hadirnya vakasin COVID-19 ini semoga bisa meminimalisir penyebaran virus dan bisa memulihkan sektor Parekraf untuk segera bangkit kembali," kata Parlindungan, yang merupakan anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Riau dan juga aktif di Komunitas Nongkrong Bareng Arsitek Pekanbaru (NBA PKU). 

Kegiatan vaksinasi COVID-19 tahap kedua, dosis pertama kepada pekerja/pelaku sektor Parekraf di RSJ Tampan berjalan aman dan lancar. Adapun Asosiasi dan Komunitas sektor pariwisata dan ekraf yang menjalani vaksinasi adalah, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). 

Kemudian, Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA), Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA), Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI) Provinsi Riau. 

Ditambah lagi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Komunitas Fotografer Pekanbaru, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Komunitas Nongkrong Bareng Arsitek (NBA) Pekanbaru, Komunitas Fotografi Pekanbaru dan GenPI Riau.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah memulai  vaksinasi COVID-19 tahap kedua pada tanggal 17 Februari 2021 lalu. Vaksinasi tahap kedua ini diberikan bagi pekerja publik dan vaksinasi bagi Lansia di atas usia 60 tahun.

Pekerja publik terdiri dari Pendidik (guru & dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran), transportasi publik, atlit, wartawan dan pelaku sektor pariwisata. Program vaksinasi tahap kedua ini akan berlangsung mulai Februari dan diharapkan dapat selesai pada Mei 2021. (MC Riau/Yan)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

APBD-P 2021 Riau Ditargetkan Akhir September Disahkan

Jumat, 17 September 2021 | 16:27:12 WIB

Siap-siap, KASN Izinkan Evaluasi Pejabat Pemprov Riau

Jumat, 17 September 2021 | 09:17:54 WIB

Tahun Ini DLHK Riau Bangun 100 Sekat Kanal di Tiga Daerah

Kamis, 16 September 2021 | 21:24:06 WIB

Gubri Harap Penggawa Melayu Riau Jaga Marwah Negeri

Kamis, 16 September 2021 | 13:28:33 WIB