Kamis, 4 Ramadhan 1442 H | 15 April 2021
Kembangkan Desa Wisata, Gubri Undang Sandiaga Uno ke Batu Tilam Kampar
Air Terjun Batu Tilam, di Desa Kebun Tinggi, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. (Foto Heru Maindikali)

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar akan mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, untuk melihat secara langsung kemolekan destinasi wisata air terjun Batu Tilam, di Desa Kebun Tinggi, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. 

"Saya akan mengundang pak Menteri Pariwisata untuk melihat langsung Batu Tilam, objek wisata yang sangat luar biasa di Desa Kebun Tinggi Kampar Kiri Hulu," ujar Gubri pada saat Rapat Kerja Pengelenggara urusan Pemerintahan Desa Selasa (6/4/2021).

Foto: Diskominfotik provinsi Riau

Gubernur mengaku sengaja mengundang Menparekraf untuk mendukung program pengembangan desa wisata. Desa wisata merupakan program pengembangan ekowisata dan untuk meningkatan ekonomi masyarakat desa.

"Sekarang kita mesti inovatif. Saya berpesan kepada Kepala Desa bisa lebih kreatif mengembangakan Desa wisata. Selain adanya dukungan dana APBD/APBN bisa juga melalui dana CSR dan melalui investasi. Ini upaya untuk meningkatkan perekonomian desa," kata Gubri.

Panorama Batu Tilam

Air Terjun Batu Tilam berada di mulut gua di punggung Bukit Barisan yang melintasi provinsi Riau. Para peminat objek wisata alam liar bisa menguji nyali sambil disuguhi hutan alam yang masih asri.

Di objek wisata ini terdapat 27 air terjun. Diantaranya air terjun 2 tingkat setinggi sekitar 110 m. Sampai saat ini baru 2 air terjun yang terkelola. Hutan di sekitar Batu Tilam sangat terawat karena dilindungi oleh Perdes yang didukung oleh Ninik Mamak di Desa Kebun Tinggi. Masyarakat juga komitmen mematuhinya. 

Air Terjun Baru Tilam (Foto: Heru Maindikali) 

Saat datang ke sana, pemandangan hutan yang asri dan udara sejuk langsung menyapa. Ketika Air Terjun Batu Tilam mengalir deras membasahi dinding batu, butiran halus seperti halimun menyelimuti area itu. 

Di kawasan Air Terjun Batu Tilam masih terdengar suara siamang dan bermacam-macam jenis burung yang saling bersahutan. Berbagai macam kayu hutan yang sudah langka juga masih bisa dijumpai di tempat ini, dengan ukuran diameter kayunya besar-besar sehingga perlu 2-3 pelukan orang dewasa untuk menggapainya.

Air terjun Batu Tilam (Foto: Heru Maindikali) 

Amenitas Objek wisata air terjun Batu Tilam sudah dilengkapi fasilitas tiga pondok peristirahatan yang cukup luas dan MCK untuk pengunjung yang datang.

Sementara, aksesibilitas menuju air terjun Batu Tilam bisa dijangkau dari Pekanbaru melalui Desa Lipat Kain. Dari sana perjalanan dapat dilanjutkan menuju ke Desa Kebun Tinggi.

Lama perjalanan sangat bergantung musim. Dari Lipat Kain, ketika musim kemarau untuk bisa mencapainya dibutuhkan waktu selama empat jam perjalanan. Namun bila kondisi hujan, perjalanan bisa memakan waktu yang lebih lama, yakni  8 jam bahkan lebih. 

(MC Riau) 

Video

Gubernur Riau Melantik Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Wantikda) Provinsi Riau

Pelantikan Penjabat Bupati Indragiri Hulu

Gubernur Riau Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

Berita Terkait

3 Kantor Samsat Baru Resmi Beroperasi, 7 Menyusul

Selasa, 13 April 2021 | 13:12:12 WIB

Pemkot Pekanbaru Akan Laksanakan PPKM di Tingkat RW

Senin, 12 April 2021 | 21:42:08 WIB

Ini Pemenang 11 Kategori Anugerah Pariwisata Riau 2021

Senin, 12 April 2021 | 10:34:00 WIB

Kearifan Lokal Diharapkan Jadi Sarana Edukasi 

Ahad, 11 April 2021 | 18:28:21 WIB