Senin, 13 Safar 1443 H | 20 September 2021
Polsek Tampan Tertibkan Tempat Keramaian Abaikan Prokes COVID-19

PEKANBARU - Polsek Tampan tertibkan sejumlah tempat keramaian yang tidak memenuhi standar protokol kesehatan COVID-19, Jumat (23/04) malam.  Giat tersebut dilakukan guna memutus penukaran COVID-19 di zona orange di kota Pekanbaru.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita menjelaskan kegiatan tersebut berfokus pada pada para penjaja kuliner di wilayahnya. "Giat ini kita lakukan berlandaskan Undang - Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kemudian juga berdasarkan adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease," paparnya

Bukan hanya itu, giat juga dilakukan sesuai instruksi Gubernur Riau Nomor 68/INS/2021 tentang Penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di Tingkat Desa/Kelurahan sampai dengan Tingkat Rukun Tetangga ( RT ), Rukun Warga ( RW ) yang berpotensi menularkan Corona Virus Disease 2019.

Kemudian, Perwako Pekanbaru Nomor : 160/2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Mikro pada Wilayah Kecamatan tertentu dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Pekanbaru.

Bahkan juga sesuai dengan keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 402 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

"Sejumlah tempat kita berikan imbauan dan teguran seperti di toko Ridaz hijab, Retro seluler, Cafe Ranah Seafood, serta para pedagang pakaian kaki lima yang ada di jalan HR Soebrantas," terangnya.

Dalam giat tersebut, pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha untuk tetap menjalankan proses COVID-19. Seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari adanya kerumunan dengan membatas pengunjung maksimal 50 persen.

"Kita hanya memberikan teguran lisan kepada 10 Orang pelaku usaha. Untuk penghentian usaha belum ada," terangnya.

(Mediacenter Riau/asn)

Video

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Berita Terkait

Terima Bonus Belasan Milyar, Inilah Tekad Leani Ratri Oktila

Senin, 20 September 2021 | 08:38:15 WIB

Gubernur Riau : Kesuksesan Leani Ratri Bawa Semangat Baru

Ahad, 19 September 2021 | 18:38:14 WIB

Humas Polda Riau dan WPMR Bagikan 250 Paket Sembako

Ahad, 19 September 2021 | 09:46:38 WIB