Kamis, 20 Zulhijjah 1442 H | 29 Juli 2021
Riau Bentuk Satgas Pemulangan Pekerja Migran di Dumai
Ilustrasi: Pelabuhan Dumai (Foto Heru Maindikali)

PEKANBARU - Pemerintah Pusat telah menetapkan Pelabuhan Dumai sebagai salah satu pintu masuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Singapura. 

Terkait itu, Pemerintah Provinsi Riau dan instansi terkait lainnya telah siap menerima kedatangan para PMI di Pelabuhan Dumai. Bahkan saat ini pemerintah setempat tengah membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) dalam menyambut kedatangan PMI. 

"Kami siap untuk menerima PMI di Pelabuhan Dumai, karena ini sudah menjadi keputusan pemerintah," kata Gubernur Riau, H Syamsuar. 

Lebih lanjut Gubri mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Satgas Pemulangan PMI di Pelabuhan Dumai. Dengan begitu diharap pelaksanaan penyambutan PMI dapat berjalan baik dan lancar. 

"Ketua Satgas Pemulangan PMI di Dumai pak Danrem 031 Wirabima (Brigjen TNI Syech Ismed)," ungkap Gubernur Riau, Jumat (23/4) di Pekanbaru. 

Hanya saja, sebut Syamsuar, pihaknya masih menunggu kebijakan Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Imigrasi terkait kapan pembukaan Pelabuhan Dumai. 

"Kemudian kita juga minta dukungan Kementerian Kesehatan untuk penambahan alat PCR. Karena sesuai kebijakan, mereka (PMI) yang pulang ke tanah air harus di karantina lima hari, dan waktu kedatangan di PCR dan setelah lima hari karantina di PCR," tandasnya.

Dilaporkan sebelumnya, Kepala Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI, Doni Monardo, mengatakan, pemulangan TKI atau Tenaga Migran dari beberapa negara tetangga, mencapai 40 ribu migran yang akan dipulangkan ke Indonesia melalui beberapa pintu masuk, termasuk di Kota Dumai. 

Ia menyebutkan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM, melalui Direktorat Jenderal Imigrasi sudah melakukan persiapan. Untuk itu Doni mengajak pemangku kepentingan agar memberikan perhatian yang baik kepada mereka, kepulangan Imigran. 

“Ada sebanyak 40 ribu migran sudah berakhir masa kontrak maupun di deportasi. Dari Kepri telah melaporkan program yang dilakukan tetap semua pekerja migran masuk di Batam dan Tanjung Pinang, Khusus Sumut siap menerima lewat bandara kualanamu. Riau disarankan melalui Bengkalis dan Dumai, kesepakatannya kalau pemerintah pusat memutuskan di Dumai,” kata Doni Monardo, saat mengadakan rapat koordinasi penanggulangan COVID-19, di gedung daerah, Kamis (21/4) lalu.  

Lebih lanjut Doni menjelaskan, bahwa dalam penyambutan TKI yang masuk ke Dumai, pemerintah Kota Dumai bersama Pemprov Riau menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk dalam pencegahan kasus COVID-19 yang masuk dari TKI, dengan melalukan pemeriksaan PCR Test an karantina bagi TKI. Untuk di Kota Dumai hanya menampung TKI asal Sumatera dan selanjutnya dipulangkan dari Dumai ke daerah asal.

“Gubernur mengeluarkan surat keputusan menjadi koordinator dalam struktur organisasi berada dalam satu manajemen, kendala yang akan dihadapi terbatasnya PCR Test tempat fasilitas lain akan disiapkan BPKP akan mengawal dari awal. Diupayakan fasilitas di Dumai disiapkan,” ungkapnya.

(Mediacenter Riau/amn)

Video

Gubernur Riau Serahkan Bantuan Beras PPKM Secara Simbolis di Kota Pekanbaru

Semarak Takbir Pemerintah Provinsi Riau

Gubernur Riau Bagikan Bantuan PPKM 2021 Door To Door Di Kelurahan Cinta Raja

Berita Terkait

Hari Pertama Razia di Dumai, 56 Kendaraan Ditilang

Rabu, 28 Juli 2021 | 18:43:23 WIB

Gubri Tinjau Infrastruktur 4 Kabupaten/Kota di Riau

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:29:09 WIB

Kapolda dan Gubernur Riau Tinjau Posko PPKM di Dumai

Selasa, 15 Juni 2021 | 10:18:28 WIB