Ahad, 15 Rajab 1444 H | 05 Februari 2023
Jubir COVID-19 Riau: Jangan Anggap Divaksin Tak Ada Manfaatnya
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi .

PEKANBARU - Juru Bicara Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, efektivitas vaksin hanya 65,5 persen untuk melindungi masyarakat terpapar COVID-19. Berdasarkan pengalaman pihaknya menangani pasien COVID-19, orang yang divaksin kemudian kena COVID-19, tidak ada yang mengalami gejala berat. 

"Kalau orang sudah vaksin lalu terinfeksi COVID gejalanya itu ringan dan sedang. Artinya vaksin tetap ada efektifitas. Jadi jangan dianggap divaksin itu tidak ada untungnya, jadi divaksin itu tak sia-sia," tegasnya. 

Hanya saja Yovi menyebutkan, efektivitas vaksin itu tidak 100 persen melindungi. Efektivitas vaksin Sinovac itu hanya 65,5 persen. Kemungkinan ada 34,5 persen yang tak efektif. Misalnya dari 100 orang yang divaksin, ada 34 orang yang tak efektif. 

Lebih lanjut Yovi menjelaskan, progres program vaksinasi yang sudah dilakukan di Riau. Dimana untuk tenaga kesehatan pelaksanaan vaksin sudah hampir 100 persen. 

"Secara umum kita melihat tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 dalam 2-3 bulan terakhir sedikit berkurang, jika dibanding dengan sebelum adanya vaksin," sebutnya. 

Namun, kalau untuk masyarakat (pelayan publik), pihakya belum bisa pastikan efektifitas vaksin, karena belum semua divaksin. Begitu juga lansia belum mencukupi kuotanya. 

"Di Riau belum sampai 10 persen lansia yang divaksin, dan akan kita kebut vaksin lansia ini. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat yang di rumahnya ada usia lansia tolong datang di fasilitas kesehatan untuk vaksinasi," imbuhnya. 

"Yang jelas untuk tenaga kesehatan hampir 100 persen pemberian dosis kedua. Tapi itu kan jumlah Nakes kita tak banyak lebih kurang 40 ribu orang," tukasnya. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir melaporkan, untuk kasus baru pasien COVID-19, Jumat (30/4) terdapat penambahan 525 orang. Sedangkan total kasus positif mencapai 44.263 orang.

Kemudian, jumlah pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah sebanyak 404 orang. "Jumlah ini terbanyak dibanding sebelumnya," kata Mimi.

Jumlah pasien meninggal karena COVID-19 juga bertambah, yakni sebanyak 14 orang. Sementara total kasus kematian di Riau, sudah mencapai 1.084 orang. 

(Mediacenter Riau/amn)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Conselor University Melaka Kunjungi Riau, Ini Tujuannya

Rabu, 01 Februari 2023 | 12:01:46 WIB

Gubernur Syamsuar Komitmen Selesaikan Masalah Tanah di Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:28:52 WIB

Gubernur Syamsuar Harap IKBR Bisa Bantu Program Pemerintah

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:00:43 WIB

Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah Riau

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:49:28 WIB

Gubri Syamsuar: LLPN Diharapkan Jaga Marwah Riau

Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:47:03 WIB

MTQ Tingkat Kelurahan Bambu Kuning, Ini Pesan Wagubri

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:28:56 WIB

Naik, Harga Pinang Kering di Riau Jadi Rp9.460

Rabu, 25 Januari 2023 | 15:10:15 WIB